Lari Dari Kutai, Tertangkap di Purwokerto

Kajari Kutai Kartanegara Kasmin dalam koferensi pers di Purwokerto

PURWOKERTO,delikjateng.com -Habis sudah langkah Tjiptadi Karto Sudarmo (69) terpidana kasus korupsi yang menjadi buron Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sejak tahun 2012. Dia ditangkap dan dieksekusi dari sebuah rumah di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, baru-baru ini.

Penangkapan dilakukan petugas gabungan dari Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara dan Kejaksaan Agung dibantu Kejaksaan Negeri Banyumas.

Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Kasmin didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Banyumas R Raharjo Yusuf Wibisono mengatakan, saat ini terpudana telah dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Purwokerto untuk menjalani hukuman.

Eksekusi tersebut dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1065 K/Pid.Sus/2011 tanggal 24 Juli 2012.

” Dia (Tjiptadi Karto Sudarmo-Red) merupakan buronan Kejaksaan Negeri Kartanegara,” kata Kasmin dalam konferensi pers di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (26/7) malam.

Semula Tjiptadi terlibat kasus korupsi sebuah proyek pengadaan serta pemasangan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 3×25 MM2 dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) TC 3×25 serta pengadaan Genset 50 KVA di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Tahun Anggaran 2005-2006. Dalam kasus itu dia dinyatakan merugikan keuangan negara sebesar Rp1.082.354.431,87.

Setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tenggarong, Tjiptadi divonis bebas sehingga jaksa penuntut umum mengajukan upaya hukum berupa kasasi. Sedangkan Mahkamah Agung menyatakan Tjiptadi terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan memutuskan pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp200.000.000 subsider enam bulan kurungan.

Adanya putusan Mahkamah Agung, Tjiptadi sudah tidak berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, atau berada di luar Kalimantan sejak tahun 2012. Terpidana ini sudah buron selama enam tahun.

Belakangan termonitor keberadaannya di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. ” Yang bersangkutan ditangkap tanpa perlawanan,” jelas Kasmin.
(nt)

Leave a Reply