KPK GELEDAH KSOP TANJUNG EMAS SEMARANG

penyidik juga mengambil sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek
Penyidik juga mengambil sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek

SEMARANG,delikjateng.com – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang digeledah KPK, terkait penyidikan kasus suap terhadap Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Tonny Budiono. Penggeledahan dilakukan sekitar sembilan penyidik KPK, dikawal sejumlah personel Brimob Polda Jawa Tengah.

Sebagaimaba diberitakan, terkait proyek pengerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, KPK menyita uang miliaran rupiah melibatkan Direktur Jenderal Hubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono (Tonny).

Puluhan tas berisi uang itu diamankan dari Mess Perwira Dirjen Hubla, yang berlokasi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Uang tersebut terdiri dari rupiah, dolar AS, poundsterling, euro, ringgit Malaysia, dengan nilai Rp 18,9 miliar. KPK juga menyita rekening sebuah bank yang terdapat saldo Rp 1,174 miliar.

Penggeledahan pada Rabu (6/9) dimulai sejak sekitar pukul 10.00 WIB berakhir sekitar pukul 15.50 WIB.Usai penggeledahan, penyidik KPK langsung meninggalkan kantor KSOP Tanjung Emas dengan menggunakan tiga mobil.

Kepala KSOP Tanjung Emas Semarang Gajah Rooseno membenarkan penggeledahan oleh penyidik KPK. Dalam penggeledahan itu penyidik juga mengambil sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek opengerukan alur Pelabuhan Tanjung Emas.

“Bawa bukti-bukti yang terkait proses lelang serta administrasi tentang proyek pengerukan,” ungkapnya.

Penyidik, juga sempat meminta keterangan beberapa pegawai, termasuk dirinya. Termasuk Gajah juga dimintai keterangan berkaitan dengan posisinya sebagai kuasa pengguna anggaran proyek tersebut.(*)

Leave a Reply