Kasus Korupsi Bupati Jepara Akan Dilanjutkan

Kajati Jateng, Sugeng Pujiyanto
Kajati Jateng, Sugeng Pujiyanto

SEMARANG,delikjateng.com – Putusan Pengadilan Negeri Semarang yang membatalkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan korupsi dana bantuan untuk PPP Kabupaten Jepara akan dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Dalam kasus ini Bupati Jepara Ahmad Marzuki menjadi tersangka.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Sugeng Pujiyanto mengatakan, telah membentuk tim khusus untuk menangani perkara tersebut. ” Karena amar putusan sudah kami terima, dan segera ditindaklanjuti,” katanya di Semarang.

Penyidikan perkara tersebut sudah dimulai sejak dirinya belum menjabat sebagai kepala kejaksaan tinggi. ” Seiring berjalannya penyidikan, penyidik menyatakan tidak ditemukan pelanggaran hukum,” tambahnya.

Tapi karena pengadilan telah menyatakan agar penyidikan perkara itu tetap dilakukan, maka kejaksaan siap melaksanakannya. “Nanti kita buktikan di pengadilan,” katanya.

SP3 atas kasus dugaan korupsi dana bantuan untuk PPP Kabupaten Jepara, dengan tersangka Bupati Ahmad Marzuki itu, sebelumnya dibatalkan PN Semarang. Pembatalan merupakan amar putusan atas gugatan prapengadilan, yang dilayangkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia terhadap Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang menghentikan perkara itu.

Dalam penanganan perkara korupsi tersebut, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka, termasuk Bupati Jepara Ahmad Marzuki yang merupakan Ketua PPP kabupaten itu. Dua tersangka, masing-masing Shodiq Priyono dan Zainal Abidin yang diadili akhirnya dijatuhi hukuman.

Padahal, dalam amar putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang terhadap Shodiq dan Zainal, jelas disebut perbuatan bersama-sama dengan Ahmad Marzuki. Korupsi dana bantuan untuk partai politik itu terjadi pada kurun waktu 2011 hingga 2012.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan