20 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Korupsi Pikatan

ilustrasi korupsi

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Kejaksaan Negeri Temanggung telah meneriksa 20 saksi dalam kasus korupsi Mantan Direktur Pikatan Water Park (PWP), HW dan Kanit Pt Tour And Travel Bumi Phala Temanggung, K.

Kasi Pudsus Kejari Temanggung, Suheli SH menjelaskan, tindak pidana korupsi di tubuh Perusda Bhumi Phala itu terjadi antara Oktober – Desember 2016. Dalam kurun waktu itu sudah ada sekitar 14 perjalanan yang kuat dugaanya terjadi tindak penyelewengan.

Kanit dan leader tour and travel PD Bhumi Phala melakukan kasbon sebanyak 450 juta untuk melakukan perjalanan ke Lombok, Medan, dan Belitung. Setelah melalui proses perhitungan total pembayaran oprasional senilai 320 juta, biasanya jika ada kelebihan biaya oprasional akan di kembalikan ke pihak keuangan.

” Tetapi khusus perjalanan ini tidak di kembalikan,” kata Kasi Pidsus kepada wartawan kemarin.

Dengan peristiwa itu uang yang tidak bisa di pertanggung jawabkan ke dua tersangka sekitar Rp 168 juta. Dengan perincian Rp 450 juta kasbon di kurangi biaya oprasional Rp 310 di tambah dengan kesalahan teknis reschedule tiket sebesar Rp 28 juta, sehingga nilai yang tidak bisa dipertangung jawabkan oleh ke dua orang ini sebesar Rp 168 juta

Awal mula munculnya kasus ini terkuak karena salah satu saksi kasubag BUMD berinisial TS menjelaskan mengenai laporan pertanggung jawaban tahunan selama 2016 dari Bhumi Phala tour and travel, tertulis nihil.Padahal di bulan Oktober saja sudah melakukan 7 perjalanan sehingga memunculkan kecurigaan

Seperti diberitakan sebelumnya, Mantan Direktur Pikatan Water Park (PWP), HW dan Kanit Pt Tour And Travel Bumi Pala Temanggung, K, akhirnya ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung, Senin 30/10). Mereka menjadi tersangka penyimpangan dana sebesar Rp 662 juta.

(suchafif nur rohman)

Leave a Reply