MASSA GMPD DESA BRANGSONG DATANGI BALAI DESA, MINTA KEJELASAN PENGGUNAAN ANGGARAN

Massa GMPD datangi Balai Desa Brangsong

Kendal, delikjateng.com. Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Desa ( GMPD) datangi Balai Desa Brangsong, Rabo, 22/07/20.

Kedatangan mereka ke Balaidesa guna menuntut transparansi penggunaan anggaran Dana Desa baik yang bersumber dari DD maupun ADD sejak tahun 2015 hingga 2019.

Selain menuntut transparansi, massa juga menuntut kejelasan sumber anggaran yang digunakan untuk membangun Pamsimas ( Pembangunan Program Nasional Penyediaan Air Minum ).

Bangunan Pamsimas yang mangkrak

Sementara itu, Kordinator Aksi Joko Purwanto mengatakan kepada awak media ini, terkait dengan adanya Pamsimas, ada puluhan warga yang sudah di pungut beaya untuk pemasangan instalasi saluran kerumah warga pemohon, sebesar 500.000,- ribu rupiah namun sampai 2 tahun airnya belum mengalir.

“Ada 19 orang yang sudah membayar pemasangan instalansi saluran air ke rumah warga, namun faktanya, sampai sekarang malah mangkrak, airnya tidak mengalir,” terang joko.

Pembangunan TK Flamboyan yang mangkrak

Joko juga menanyakan kepada pihak pemdes Brangsong, tentang pembangunan TK Flamboyan yang tidak selesai bahkan cenderung mangkrak.

“Pembangunan TK itu Pakai uang apa, dari mana, tahun berapa, dan siapa pemborongnya, apakah sudah ada ijin IMBnya atau ijin prinsip dan Amdalnya,” tanya joko pekik, biasa dia dipanggil

Terpisah, tokoh masyarakat setempak Agus Purwanto saat di konfirmasi oleh delikjateng.com mengatakan bahwa, selaku tokoh masyarakat, dia sangat mendukung langkah yang diambil warganya, mengingat selama ini pihak Pemerintah Desa tidak pernah transparan terkait dengan pembangunan maupun penggunaan anggaran, baik itu yang bersumber dari DD, ADD atau bantuan lainya yang masuk ke desa Brangsong ini.

Bahkan Agus dengan geram ikut mengultimatum apabila dalam tempo seminggu pihak pemdes tidak mengindahkan tuntutan warga tadi, pihaknya akan mendorong warga untuk melakukan demo besar-besaran ke Balai Desa.

Selain akan adabya demo susulan, Agus juga mengingatkan pada pihak pemdes untuk segera merespon beberapa point yang di usung para pendemo, dengan memberikan bukti sumber penggunaan anggaran dan RAB beberapa pembangunan yang mangkrak.

Yang pertama :
Memberikan LPJ penggunaan anggaran pembangunan Pamsimas.

Yang kedua :
Memberikan LPJ dan RAB pembangunan TK Flamboyan.

Yang ketiga :
Memberikan LPJ penerimaan dan penggunaan anggaran dari hasil tukar guling bondo deso dengan KIK selama ini.

Yang ke empat :
Memberikan Laporan tentang mekanisme kerjasama yang dipakai dalam mengelola bantuan sapi.

Yang kelima :
Menuntut ketua BPD untuk segera mengundurkan diri karena rangkap jabatan.

Yang ke enam :
Bahwa Pihak Aparat Hukum untuk segera turun ke Desa Brangsong guna mengusut seluruh kecurangan yang di duga dilakukan oleh pihak pemdes.

( A.Khozin )

Leave a Reply