Polres Wonosobo Serius Tangani Kasus Balon Udara

Akbp muhammad ridwan
Akbp muhammad ridwan

Liputan Achmad K Rafael

WONOSOBO,delikjateng.com – Polres Wonosobo, memastikan akan menindak lanjuti laporan terkait penerbangan balon udara yang terjadi pada lebaran tahun ini. Setidaknya ada dua laporan yang hingga kini masih dipelajari.

Kepastian itu disampaikan Kapolres Wonosobo, AKBP Muhammad Ridwan kepada wartawan di kantornya akhir pekan lalu.

” Setidaknya ada dua laporan yang masih kita pelajari.  Kami akan bekerja sama dengan Airnav,  sebagai saksi ahli,” kata kapolres.

Selain dua laporan yang masuk,  hingga saat ini Polres Wonosobo telah mengamankan sekitar 15 balon udara. Barang bukti itu beberapa hari lalu telah ditinjau Tim Kementrian Perhubungan dan

” Kami serius dalam menangani permasalah ini. Sebab penerbangan balon udara pada masa lebaran tahun 2017 ini, telah dilarang karena membahayakan termasuk resiko terhadap aktifitas penerbangan,” tambahnya.

Kata kapolres,  sedikitnya ada 2 laporan tentang penerbangan balon udara yang dinilai membahayakan, yang bisa ditindak lanjuti sampai ke tingkat pengadilan. Namun polisi baru mengkaji serta akan bekerja sama dengan Airnav.

Kasus tersebut diharapkan nantinya bisa membawa efek jera bagi warga yang menerbangkan balon udara. Tak hanya yang terjadi di Wonosobo, tapi juga daerah lain seperti Temanggung, Magelang, dan lain-lain.

Menerbangkan balon udara melanggar undang-undang no 1 tahun 2009 pasal 411 tentang penerbangan, yang bisa membahayakan pesawat terbang.

Disamping itu, petugas kepolisian terus melakukan antisipasi, agar masyarakat tidak lagi menerbangkan balon udara.

Tinggalkan Balasan