Ormas Diminta Andil Sukseskan Pilpres dan Pileg

sosialisasi Pemilu 2019

TEMANGGUNG, delikjateng.com- Warga yang tergabung dalam sejumlah komunitas atau organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Temanggung, diajak ikut serta menyosialisasikan Pemilu 2019 kepada masyarakat, khususnya anggota komunitasnya.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten Temanggung Mukhamad Yusuf Hasyim, dalam sambutannya ketika membuka Kursus Kepemiluan ‘’Membangun Kompetensi Dasar Kepemiluan Untuk Komunitas’’ yang digelar KPU setempat di aula RM Omah Kebon Temanggung, Selasa (4/12) siang tadi.

Kegiatan itu diikuti 40 peserta dengan perwakilan dari komunitas atau organisasi kemasyarakatan. Diantaranya organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, organisasi kepercayaan terhadap Tuhan YME, organisasi profesi, komunitas disabilitas, komunitas penyuluh sosial/pertanian/KB, organisasi guru, organisasi olahraga, dan sebagainya.

‘’Kami berharap, setelah mengikuti kursus kepemiluan ini, para peserta dapat ikut serta menyosialisasikan Pemilu 2019 kepada masyarakat, terutama kepada para anggota komunitas atau organisasinya masing-masing,’’ujar Mukhamad Yusuf Hasyim.

Melalui kursus tersebut, dia berupaya untuk membekali para peserta dengan pengetahuan mengenai kepemiluan, termasuk tujuan dan prinsip-prinsip pemilu. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan akan tumbuh kesadaran dari para peserta untuk dapat berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2019.

Sementara Komisioner KPU Temanggung Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Henry Sofyan, ketika menutup kegiatan itu mengatakan, berharap partisipasi masyarakat dalam Pemilu, tidak hanya secara kuantitatif, namun juga berkualitas. Yakni, pemilih dalam menentukan pilihan berdasar penilaian visi, misi dan rekam jejak kandidat, bukan karena politik uang, isu SARA, dan hoaks.

Adapun mantan Ketua KPU Temanggung, Sujatmiko, yang menjadi salah satu narasumber kursus itu menyatakan, dirinya memberi apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi Pemilu 2019 secara massif perlu digalakkan, mengingat pelaksanaan Pemilu tahun depan itu berbeda dengan sebelumnya.

‘’Pemilu 2019, melaksanakan dua pemilihan sekaligus, yaitu Pileg dan Pilpres, sedangkan pada penyelenggaraan sebelumnya, pelaksanaan Pileg dan Pilpres waktunya terpisah,’’terangnya.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan