Masyarakat Temanggung diminta untuk tidak berangkat ke Jakarta

apel konsolidasi

TEMANGGUNG, Delikjateng.com – sejumlah 400 personil gabungan dari Polres Temanggung di siagakan dalam rangka perselisihan hasil pemilhan umum (PHPU) yang akan di gelar pada besok (14/6). Guna mengantisipasi situasi khususnya di wilayah Temanggung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat memimpin apel yang di gelar di depan Kantor Kejaksaan Negri Temanggung, pada Kamis (13/6).

Ia menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak ikut – ikutan ke Jakarta, semua mekanisme sudah dilaksanakan secara hukum, “kita tunggu saja, monggo silahkan fokus kegiatan sehari – hari dalam rangka tanam tembakau dan yang lain – lain” imbaunya.

Potensi – potensi kerawanan setelah pemilu memang masih ada kerawanan apabila situasi di Jakarta tidak kondudif terutama banyak hoax di media sosial, maka otomatis akan berpengaruh kepada pemahaman masyarakat.

“bisa saja masyarakat juga ada kelompok – kelopok tertentu yang ikutan berangkat ke Jakarta untuk mengawasi pelaksanaan sidang PHPU di MK (mahkamah konstitusi)” katanya.

Ia berharap, masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita – breita hoax dan tidak terpancing dengan berbagai macam isu, menyerahkan semua pada hukum yang berlaku.

Sejauh ini dari masyarakat Temanggung belum terdeteksi adanya gerakan untuk ke jakarta karena beberapa pemberitaan akhir – akhir ini, elit yang di Jakarta sudah menyampaikan supaya masyarakat tidak berangkat ke MK.

halal bi halal

Selain dari Kapolres Temanggung, Dandim 07/06 Temanggung Letkol David Alam juga menghimbau kepada masyarakat Temanggung, agar sama – sama menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenangan situasi yang berada di Temanggung ini.

Berhubung masih di suanana Hari Raya Idul Fitri, setelah melaksanakan apel bersama yang dihadiri dari Forkopimda (Forum komunikasi pimpinan daerah) dan stakeholder terkait, melaksanakan halal bi halal dan makan tumpeng bersama.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan