Korban Tewas Banjir Grabag 13 Orang

Tim SAR gabungan bersama Basarnas Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Magelang, relawan, polisi, TNI, dan lainnya masih terus bekerja. foto: rafael
Tim SAR gabungan bersama Basarnas Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Magelang, relawan, polisi, TNI, dan lainnya masih terus bekerja. foto: rafael

Liputan K.Rafael

MAGELANG,delikjateng.com – Hingga Selasa (2/5) pagi ini, jumlah korban tewas musibah banjir Grabag, Kabupaten Magelang sebanyak 13 orang. Upaya pencarian korban masih dilakukan karena diperkirkan ada yang belum ditemukan.

Kemarin, satu dari dua korban hilang di Dusun Deles, Desa Citrosono, Kecamatan Grabag ditemukan dalam keadaan meninggal. Yakni Jamilatun (12).

Kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto, korban ditemukan Senin pukul 14.15 WIB tertimbun material tanah di sektor C2.

” Berarti masih satu korban lagi yang dalam pencarian, yaitu Masinem (80), nenek Jamilatun,” ujar Edy Susanto, di lokasi bencana, Selasa (2/5/) siang.

Tim SAR gabungan bersama Basarnas Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Magelang, relawan, polisi, TNI, dan lainnya masih terus bekerja.

Sementara korban Alfian Nanda (8) yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit karena luka berat, akhirnya meninggal pada Minggu (30/4) sore. Sehingga hingga saat ini total korban meninggal dunia menjadi 13 orang.

Nama korban meninggal dunia yakni Catur Deni Firmanto (35), Fazat Zaidan Al Afkari (4), Izma Salfina Sunaya (1,5), Paryah (40), Slamet (60), Alfian Nanda (8). Seluruhnya warga Dusun Sambungrejo, Desa Sambungrejo.

Supar (65), Sunikah (65), Kamirah (30), Faza (4), Siti Mardiyah (45), Nayla Sulistyorini (6) yang merupakan warga Dusun Nipis, Desa Sambungrejo. Dan terakhir, Jamilatun Marah (12) warga Dusun Deles, Desa Citrosono.

Sedangkan dua korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit yakni Aryati Rahayu (29) dan Sumarlan (60).

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan