Kejari Peringati Hari Anti Korupsi 2018

KEJARI Temanggung  membagikan Bunga dan stiker ANTI KORUPSI

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Internasional Kejaksaan Negeri Temanggung membagi-bagikan bunga dan stiker berisi imbauan dan pesan antikorupsi. Stiker dan bunga dibagikan kepada masyarakat pengguna jalan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Temanggung dan sekitar Perempatan BCA, Senin (10/12).

Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung Frasisca Juwariyah SH mengatakan, pembagian tersebut bermakna mengajak masyarakat luas agar bersama-sama membantu dan mendukung pemberantasan korupsi di neggeri ini. Dia yakin jika semua elemen negara ini bersatu memerangi korupsi maka akan bisa dihilangkan.

“Kita peduli dan mengajak seluruh elemen untuk ikut mencegah dan memerangi korupsi secara dini. Ini yang akan selalu kita dengungkan ke masyarakat dan kita akan selalu meningkatkan kinerja semaksimal mungkin,”ujarnya.

Langkah itu juga sekaligus sebagai upaya pemberian pengertian kepada masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar jika mengetahui ada indikasi korupsi untuk lebih pro aktif. Selain itu, ada harapan besar agar korupsi yang terjadi di daerah lain tidak merembet ke Temanggung.

“Di Temanggung sendiri dalam satu tahun terakhir sudah menangani beberapa kasus korupsi empat perkara di antaranya sudah inkrah, yakni korupsi dana desa I, dana desa II kasus korupsi PD Bhumi Phala Wisata I dan Bhumi Phala II. Kemudian penanganan perkara korupsi BKK Pringsurat masih lanjut penyelidikan ya sudah 80 persen selesai lalu sebentar lagi kita lakukan pemberkasan dan pelimpahan mungkin sampai 2019 awal,”katanya.

Selain kepada masyarakat seluruh personel Kejaksaan Negeri Temanggung termasuk para Kasi juga menyambangi Kantor DPRD Temanggung untuk menyampaikan pesan moral antikorupsi.

Rombongan penegak hukum ini selanjutnya menuju ke Kompleks Kantor Sekretariat Daerah guna menemui Bupati Temanggung Al Khadziq. Kepada Hadik Kajari memberikan untaian bunga dan stiker antikorupsi, dengan makna agar bupati juga mendukung program pemberantasan korupsi.

Agus Munadi menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Temanggunug yang sudah pro aktif dalam melakukan upaya pencegahan dini perilaku korupsi. Dia berjanji akan menyampaikan kepada rekan sejawatnya untuk tidak melakukan korupsi.

“Ini merupakan upaya pencegahan dini korupsi dengan cara bergerak bersama dengan begini Sekretariat DPRD Temanggung lebih paham makna hari antikorupsi. Nanti kita akan sampaikan ke jajaran Sekretariat Dewan agar lebih paham makna hari antikorupsi ini dan untuk bersama-sama tidak melakukan korupsi,”katanya.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan