Jembatan Roboh Diterjang Banjir

Jalur Desa sitiharjo dan dadapan terputus akibat jembatan roboh

WONOSOBO – Hujan deras yang mengguyur kawasan Wonosobo, Kamis (2/5) petang kemarin, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya banjir terjadi di sungai Serayu, Wonosobo.

Salah satu warga setempat, Tohir, banjir yang terjadi di sungai Serayu cukup besar. Bahkan debit airnya hingga mencapai ketinggian 3 meter.

“Banjir yang menerjang sungai Serayu bersamaan dengan hujan deras yang melanda. Banjir yang terjadi kemarin cukup besar,” terang Tohir.

Akibat banjir tersebut, salah satu jembatan penghubung antar Desa Sitiharjo dan Desa Dadapan, Kecamatan Garung, roboh karena tidak kuat menahan derasnya aliran sungai Serayu.

“Diduga pondasi dari jembatan Sitiharjo tersebut tidak kuat menahan derasnya banjir, sehingga hanyut terbawa arus,” tambah Tohir.

Jembatan dengan ukuran panjang 8 meter dan 4 meter tersebut merupakan salah satu akses menuju desa Dadapan. Dengan adanya musibah tersebut, kini warga harus berputar melalui jalur lain.

“Warga yang hendak melintasi jalan tersebut harus berputar yang jaraknya lebih jauh, sekitar 3 kilometer,” terangnya.

Beruntung saat kejadian jembatan roboh tersebut, tidak ada pengguna jalan yang sedang melintas. Sehingga tidak menimbulkan korban.

Warga berharap kepada pemerintah dan dinas terkait untuk segera membangun kembali jembatan tersebut karena warga bersusah payah harus mencari rute lain.

(Tim)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan