Jaringan Curanmor di Ringkus Polres Temanggung

Tersangka WR

TEMANGGUNG, delikjateng.com – ‎Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Temanggung meringkus Wawan Hariyanto alias WR (39), warga Desa Campursalam, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pelaku merupakan residivis kasus yang sama.

Ia mengatakan pernah mendekam selama hampir setahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan, Daerah Istimewa Yogyakarta‎ (DIY).

“Iya, dulu pernah di Wirogunan, kasus yang sama. Di sana kenal dengan teman (baru),” ujarnya, saat gelar perkara di Mapolres Temanggung, Sabtu (13/7).

Minggu (19/5/2019) lalu, WR sedang berkeliling bersama seorang temannya, berinisial SG, yang dia kenal saat sama-sama mendekam di Lapas Wirogunan‎.

“Sore itu diajak SG ke rumah temannya, di Kecamatan Tembarak. Sesampainya di sana, orang yang dicari tidak ada, rumahnya tertutup, diketuk-ketuk tak ada orang,” ujar WR.

Lantaran orang yang dicari tak ada, keduanya pun langsung pulang. Dalam perjalanan pulang, keduanya melihat sepeda motor Vario, yang kuncinya masih tertancap di motor.

‎Kala itu, memang sepeda motor Honda Vario 125 cc, berplat nomor AA 5348 TN, milik Zenal Abidin itu sedang diparkir di sebuah gudang yang pintunya tidak ditutup, di Desa Tawangsari, Kecamatan Tembarak.

“Saya ambil dan kemudian motor saya tuntun ke jalan raya. Jarak beberapa puluh meter kemudian, baru saya hidupkan,” tuturnya.

Barang bukti hasil pencurian diamankan pihak kepolisisan

Dalam perkara ini, Sat ReskrimPolres Temanggung, menyita berbagai barang bukti. Di antaranya, lima unit sepeda motor dan satu unit Kijang Toyota.

Perihal ini, WR mengaku bila kendaraan-kendaraan lain tersebut, bukan ia yang mencuri. Melainkan, titipan dari seorang teman lainnya.

“Saya hanya ngambil dua kali. Satu di Jogja, satunya ya di Tembarak itu. Dulu memang masuk Wirogunan ya kasus begini juga,” aku ayah satu anak, yang sehari-hari berprofesi sebagai sporit truk ini.

Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, mengatakan tersangka termasuk pemain lama. Lantaran, ia sudah beberapa kali beraksi dan merupakan seorang residivis.

“Melihat lokasi-lokasi di mana ia pernah beraksi, tak menutup kemungkinan ia adalah jaringan antar provinsi. Kita sedang mendalami itu,” ‎ujarnya.

Dituturkan lebih lanjut, kepolisian telah mengantongi identitas seorang tersangka lain dalam kasus pencurian kendaraan bermotor di Tembarak tersebut‎.

“Sedang dalam pengejaran petugas, dan kasus ini tak akan sampai di sini, kita kembangkan terus,” tutur dia.

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimalnya mencapa‎i tujuh tahun penjara.

(Suchafif)

Tinggalkan Balasan