Elpiji 3 Kg Tembus Harga Rp 22 Ribu Per Tabung

Liputan Achmad K Rafael

TEMANGGUNG,delikjateng.com- Tabung gas elpiji 3 kg langka lagi di Kota Parakan, Kabupaten Temanggung sejak pekan lalu. Hingga Jumat (19/5), barang itu nyaris tidak ada baik di pangkalan maupun eceran. Kalaupun ada, harganya melambung tembus Rp 22 ribu per tabung.

Para ibu-ibu rumah tangga di Desa Wanutengah mengeluh karena harga jual gas elpiji 3 Kg itu mencapai Rp 22 ibu per tabung. Padahal harga normal hanya dalam kisaran Rp17.000.

Ny Yatiah, pedagang kaki lima di Wanutengah mengeluh kepada wartawan, betapa sulitnya dia mencari gas elpiji 3 kg sejak hari Ahad lalu. Akibatnya, usaha warungnya terganggu lantaran sulitnya mendapatkan elpiji 3 kg.

Pemerintah dianggap tidak tanggap dengan keluhan masyarakat pemakai elpiji 3 kg. “Kalaupun ada mahal selangit, harganya sekitar Rp 22.000 per tabung. Tolonglah Pemerintah ini janganlah kami rakyat kecil ini selalu disulitkan oleh gas elpiji 3 kg ini,” katanya.

Di Jalan P.Dipinegoro pangkalan gas elpiji menjual gas melon sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah. Tapi tidak setiap saat ada stok, karena begitu datang sudah diambil pemesan sebelumnya. Sementara masyarakat umum tak pernah bisa membeli.

” Bisanya membeli di pengecer, tapi harganya Rp 22 ribu. Sekarang di pebgecer pun sudah jarang yang punya stok,” impal Ny.Aniyah.

Dia berharap pemerintah bisa segera mengatasi hal ini, mengingat beberapa hari lagi Bulan Ramadlan. Saat ini tak hanya ibu rumah tangga yang terganggu kelangkaan gas melon, tapi sektor usaha kecil utamanya pedagang makanan yang terhenti usaganya karena kesulitan mendapatkan gas.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan