Curah Hujan Tinggi Timbulkan Lima Titik Longsoran

Salah satu titik longsor

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Hujan dengan intensitas tinggi sejak Senin (21/1) hingga Selasa (22/1) mengakibatkan tanah longsor, setidaknya ada lima titik di wilayah Temanggung.

Kepala Pelaksana Tugas (PLT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan, kejadian tanah longsor terakhir di laporkan pada Selasa malam yang terjadi di Dusun Ngadangan, Desa Ngaditirto, Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung.

“dugaan sementara, kontruksi rumah tersebut tidak kuat menahan atap yang terus menurus diguyur hujan deras, bangunan itu roboh sekitar pukul 19.30 WIB” katanya.

Satu sepeda motor yang berada di dalam bangunan yang sehari – harinya digunaka sebagai bengkel sepeda motor tertimpa reruntuhan atap yang roboh. Perkiraan kerugian mencapai 35 juta rupiah.

Diwilayah yang berbeda, longsor juga menimpa di wilayah pringsurat tepatnya di Dusun Winong desa Karangwuni, longsoran menimpa senderan rumah milik Agus Sutanto (35), dan menimpa rumah milik Narsito (65),

Tebing dengan volume setinggi 5 meter dan panjang 15 meter longsor hingga menimpa rumah dan mengakibatkan rusak ringan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka, taksiran sementara kerugian mencapai Rp65 Juta rupiah.

“hujan intensitas tinggi dan karena faktor tanah yang labil mengakibatkan tiga titik longsoran di Dusun Pucung Desa Karangeuni Kecamatan Pringsurat” tambahnya.

Longsor juga terjadi di tiga titik tepatnya di Dusun Pucung Desa Karangwuni Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung yang menimpa rumah warga antara lain rumah milik Teguh (50) tertimpa material longsoran tebing setinggi 7 meter dan panjang 3 meter, rumah milik Supardi (50)tembok rumahnya terkena longsoran tebing setinggi 7 meter dengan lebar 15 mater.

Selanjutnya, longsoran tebing setinggi 1 meter dengan panjang 15 meter menimpa fasilitas umum. Guna menormalisasi kondisi dilakukan gotong royong di sejumlah titik tersebut oleh masyarakat, TNI, polisi, dan aparan BPBD.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan