BKK Pringsurat Diminta Segera Lunasi Hutang Nasabah

bambang sadono saat ditemui nasabah BKK

TEMANGGUNG, DJ – Badan Kredit Kecamatan (BKK) Pringsurat diminta untuk segera melunasi nasabahnya. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengucurkan dana talangan senilai Rp 25 miliar. Meskipun demikian, dana yang saat ini sudah dicairkan sebesar Rp 9 miliar.

Menurut Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Bambang Sadono, BKK Pringsurat kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah, jadi diminta melunasi uang nasabah yang memiliki tabungan di bawah Rp 10 juta. Hal itu karena milik nasabah yang dari masyarakat menengah ke bawah.

“Tabungan-tabungan kecil itu mbok jangan di cicil,” kata dia.

Karena, lanjut dia, pada pencarian tabungan nasabah di bawah 10 juta kemarin dicicil 60 persen. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk segera melunasi uang-uang nasabah tersebut.

“Secara lisan sudah saya sampaikan kepada pak Gubernur, beliau sudah setuju tapi kebijakan itu kok belum sampai di sini,” tambahnya.

Lebih lanjut Bambang juga menyatakan, pihaknya akan mengusulkan kepada para pejabat terkait untuk segera mengucurkan dana talangan dari pemerintah provinsi senilai Rp 25 miliar. Karena saat ini baru dicairkan sebesar Rp 9 miliar.

“Ini merupakan dana talangan, artinya uang dipinjamkan dulu. Selanjutnya uang yang hilang itu saat ini akan dilacak, kalau masih bisa ditarik uang itu kan dapat dikembalikan lagi (kepada pemerintah),” bebernya.

Meskipun demikian, jika uang itu hilang dan tidak dapat ditarik, maka pemerintah harus menyiapkan dana kusus untuk menggantinya.

“Maka dari itu saya harap ini agar segera dilacak. Jika itu bisa ditemukan dan ada karyawan atau mantan karyawan yang mengaku telah menghilangkan uang itu dan mau mengganti agar cepat diselesaikan,” tegasnya.

Dia juga mengaku berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah yang berlarut-larut itu.

“Saya akan menelusuri dimana titik-titik yang tidak mempercepat ini. Jika kebijakan itu pada pemilik yaitu pak gubernur atau pak bupati, saya akan berbicara agar diselesaikan,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Utama Perusahaan Daerah BKK Pringsurat, Supriyadi, berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan nasabah yang tidak masuk sistem.

“Sampai saat ini memang sudah ada enam nasabah yang melapor ke kami,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan menyelesaikannya. Untuk masalah nasabah yang datanya tidak masuk ke dalam sistem tersebut memerlukan beberapa tahapan yang harus dilalui.

“Semuanya akan kami selesaikan, kemarin yang ngambil siapa dan sebagainya akan kita cek lagi. Saya akan menyelesaikan masalah dari nasabah yang mau melapor,” tambahnya.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan