Berdalih Mencari Burung, Curi Kulit Kayu Manis

pencuri kulit kayu manis

TEMANGGUNG,delikjateng.com -Segerombolan pencuri kulit kayu manis di wilayah perhutani berhasil diamankan oleh petugas. Keempat pelaku tersebut digelandang ke Polres Temanggung bersama barang bukti 5 karung kult kayu manis yang berasal dari 96 batang pohon, Senin (1/4).

Keempat pelaku pencurian kayu manis tersebut, Ari Kurniawan (39), warga Tinjomoyo, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang, Muhaimin (29), warga Gintung, Giripurno, Ngadirejo, Temanggung; Waluyo (36), warga Bantir, Candiroto, Temanggung dan Andi Nugroho (32), warga Bantir, Candiroto, Temanggung.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, kejadian pencurian terjadi pada Minggu (10/3/2019), sekitar pukul 17.30 WIB. Awalnya, pelaku berdalih mau mencari burung di hutan, namun karena situasi sepi, kemudian mencuri kayu manis.

“Ada warga yang curiga melihat 4 orang turun dari hutan dan kemudian melapor pada petugas Perhutani. Saat itu, terus diintai dan mereka kemudian diamankan,” katanya

Perbuatan pelaku, melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun serta melanggar UU No 18 tahun 2013 Pasal 12 ayat (e) tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Sementara itu, Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Kedu Utara, Johni Andarhadi mengatakan, yang dicuri ini sebenarnya pohon-pohon belum waktunya untuk dipanen. Untuk panen kayu manis minimal pohon yang telah berusia 15 tahun. Sedangkan pohon yang dicuri ini baru berusia 14 tahun.

“Cara mengambilnya dengan seenaknya saja, jadi satu pohon langsung dikuliti sampai habis. Padahal kalau ketentuan daripada cara pengambilan paling tidak 30 persen dari kulit kayu itu,” katanya.

Untuk satu pohon, katanya, maksimal dipanen 30 persen. Sedangkan para pelaku ini, selain mengambil juga melakukan perusakan sehingga pohon akan mati. Komplotan tersebut sudah tiga kali melakukan pencurian, katanya, petugas hanya mengetahui lokasi bekas perusakan pohon kayu manis yang dicuri.

“Kalau di petak-petak yang mereka ambil meliputi petak 23-2, 23-6, 23-7 dan 23-9 RPH Kemloko, BKBH Temanggung, ada empat lokasi atau anak petak. Totalnya ada 209 pohon dengan total kerugian Rp 9,1 juta,” ujar

Petugas mengamankan barang bukti berupa 2 buah gancu (alat untuk mengelupas kulit kayu manis), 5 karung berisi kayu manis kurang lebih seberat 200 kg dan 4 unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana mencuri.

(Suchafif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan