8 Hari Listrik Padam, Pedagang Pasar Temanggung Gusar

mengadu
Sejumlah pedagang mengadu ke Kepala Pasar, Selasa (20/6)

Liputan Achmad K Rafael

TEMANGGUNG,delikjateng.com – Para pedagang di Pasar Rejo Amertani Kota Temanggung, gusar lantaran listrik padam sejak 8 hari lalu. Kondisi itu sangat mengganggu aktifitas mereka berjualan menghadapi lebaran ini.

Kata sesepuh pedagang, Wahono (63), semua lampu penerang pasar padam. Juga pada lampu fasilitas lain seperti mushola dan tempat parkir. Yang hidup hanya lampu milik pedagang yang memiliki sambungan pribadi.

” Ini sangat mengganggu aktifitas pedang. Mestinya pasar ramai karena prepegan (menjelang lebaran), tapi gara- gara listrik mati jadi berkurang,” kata Wahono saat mendatangi Kantor Pasar pada Selasa (20/6) siang.

Akibat padamnya listrik di lantai 1, 2 dan 3, banyak pedagang memilih pindah keluar lokasi pasar. Pilihan ini melanggar dari aturan yang telah disepakati pedagang dan pegawai pasar, karena sebelumnya ada larangan berjualan di luar.

Selain mengeluhkan padamnya listrik, pedagang juga mempertanyakan bocornya atap di beberapa tempat. Sejak pasar itu diresmikan pada Tahun 2011, banyak atap yang bocor atau lepas tapi belum ditangani.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (PLT) Pasar Kota Temanggung, Sukiyatono membenarkan padamnya listrik di bagian utara. Hasil pengecekan PLN, itu terjadi akibat tidak berfungsinya MCB di sejumlah tempat.

” Peralatan itu (MCB) rusak saat terjadi angin ribut di Kota Temanggung 13 Juni lalu. Saya sudah melaporkan hal ini kepada atasan,” katanya.

Dia tidak bisa menjelaskan detail tentang berapa banyaknya MCB yang mengalami kerusakan. Tentang atap yang kabur akibat angin, sudah mulai diperbaiki. Tapi karena dananya terbatas, perbaikan baru berjalan sekitar 20 persen.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan