Waket PP Jateng Sebut Unras PP di Deklarasi KAMI Magelang, Tindakan Liar

Semarang- DJ. Unjuk rasa ( Unras) penolakan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) yang dilakukan ormas yang berseragam Pemuda Pancasila ( PP) di Kota Magelang Jawa Tengah ( Jum’at, 19/9) lalu dinilai diluar komando, termasuk tindakan liar.

Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Ketua PP Jateng, Budi Kiatno, SH yang menegaskan pihaknya tidak pernah menginstruksikan PP Magelang melakukan tindakan seperti itu. Dan itu diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan, pemuda pancasila, Kami majelis pimpinan wilayah pemuda Pancasila Jateng menyatakan bahwa tidak ada perintah untuk melakukan aksi tersebut apalagi menolak deklarasi KAMI di Magelang.

Dan Budi juga menjelaskan setelah mengadakan penyelidikan berkaitan peristiwa yang terjadi di kota Magelang, patut diduga bahwa ada pihak-pihak yang hendak memanfaatkan pemuda Pancasila untuk kepentingan pihak-pihak tertentu dengan membenturkan pemuda Pancasila dengan KAMI. Atas insiden ini pihaknya akan segera memanggil Pengurus Pemuda Pancasila Kota Magelang. Karena diinternal kami sesuai arahan di majelis pimpinan wilayah pemuda Pancasila Jateng akan memanggil oknum-oknum yang mengatasnamakan pemuda Pancasila tersebut untuk dimintai keterangan.

unjuk rasa

Dan apabila terbukti melanggar aturan/fatsun organisasi maka kami akan mengambil tindakan tegas bahkan mencabut keanggotaannya dari pemuda pancasila. Tindakan PP kota Magelang menolak deklarasi KAMI dg unjuk rasa yg dilakukan oleh oknum2 anggota pemuda yg merupakan tindakan pribadi yg tdk bisa memgatasnamakan pemuda pancasila,” Tindakan PP Kota Magelang menolak deklarasi KAMI dengan unjuk rasa yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota pemuda yang merupakan tindakan pribadi yang tidak bisa memgatasnamakan pemuda pancasila.Itu tindakan tanpa komando, termasuk tindakan liar,” ungkap Pria yang juga Advokat Senior ini mewakili Ketua PP Jawa Tengah. ( Minggu, 21/9).

Sebagaimana diketahui masa KAMI yang akan menggelar Deklarasi pada Jum’at 19/9 lalu di Kota Magelang ditolak puluhan ormas yang berseragam Pemuda Pancasila ( PP) Kota Magelang dan keduanya sempat akan bentrok. Namun berkat kesigapan aparat Kepolisian setempat, bentrokan kedua belah dapat digagalkan serta membubarkan diri. ( *)

Leave a Reply