Wakil Ketua DPRD Blora Dan Kepala BPBD Temui Korban Kebakaran

Blora, delikjateng.com – Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kepada sesama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Siswanto bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Hadi Praseno,meninjau lokasi kebakaran di Desa Bradag Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora .

Setibanya di lokasi, Siswanto bersama rombongan langsung menemui Supratno warga yang menjadi korban kebakaran. Dalam kunjungan tersebut mereka juga menyerahkan bantuan berupa sembako,selimut dan bantuan darurat lain kepada para korban kebakaran.

Kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik itu rumah Supratno, warga Desa Bradag RT 01/RW 01, Kecamatan Ngawen, Blora ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa,namun benda berharga ikut terbakar dilalap si jago merah dan diperkirakan korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah .

“Bantuan yang saya serahkan ini tidak seberapa nilainya dibanding dengan korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya. Namun, semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang menjadi korban kebakaran,” ujar Siswanto, Senin (26/7/2021).

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya segera berkoordinasi  dengan pemerintah Kabupaten Blora,sehingga bersama BPBD segara melakukan  penanganan terhadap  korban kebakaran.

Begitu juga dengan  korban kebakaran, ia berharap mereka diberikan kekuatan, kesabaran dan dapat segera membangun kembali rumahnya.

“Saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk penanganan pasca kebakaran,” jelasnya .

Kepala BPBD Kabupaten Blora,Hadi Praseno mengatakan kebakaran di Desa Bradag,Kecamatan Ngawen terjadi pada Jumat (23/7/2021) pada siang hari. Kebakaran itu menyebabkan rumah Supratno ludes terbakar.

Bupati Blora melalui BPBD juga sudah memerintahkan untuk segera menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran .

“Pak Hadi bantuan bagi korban, segera diurus ya, kita juga peduli. Jadi maksimal dua pekan, tolong dicairkan program bantuan 5 juta untuk rumah kebakaran,” terangnya kepada Hadi Praseno yang datang bersama TKSK Kecamatan Ngawen Noorman Pramono

Pemadam kebakaran yang datang tidak bisa menolong karena Rumah yang terbuat dari material kayu tersebut terbakar habis hanya dalam waktu 30 menit dan untungnya Mobil pemadam kebakaran ( damkar ) bisa memadamkan puing-puing supaya tidak merembet ke rumah terdekat lainnya .

(Arif)

Leave a Reply