Press Conference Bawaslu Blora

Blora, delikjateng.com – Untuk memperkuat pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) menjelang 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora mengelar ‘Press Conference’, di Kantor Bawaslu Kabupaten Blora, Senin(30/12/2019).

Dalam konferensi pers kali ini, Ketua Bawaslu Blora,Lulus Mariyonan di dampingi seluruh komisioner bawaslu lainnya, Sugie Rusyono, Andhika Fuad Ibrahim, Anny Aisyah dan Ahmad Rozaq.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan mengatakan, keberadaan media untuk pengawasan Pemilu sangat penting, selain karena media sebagai salah satu pilar demokrasi, media juga mempunyai kekuatan dalam mensosialisasikan tahapan Pemilu sebagai bentuk pertanggung jawaban Bawaslu kepada public atas kenerja menjelang pilkada pada 2020.

“Media sebagai corong demokrasi, sehingga dengan kekuatan media, informasi bisa disampaikan kepada masyarakat. Karena peran media sangat strategis, penting bagi Bawaslu menggelar kegiatan ‘Press Conference’ ini,” ujar Lulus saat membuka acara media meeting dan diskusi bersama wartawan.

Sementara itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Blora Sugie Rusyono mengatakan, tugas pokok dan fungsi Bawaslu saat ini adalah pencegahan dan pelanggaran Pemilu.

“Sebisa mungkin pencegahan pelanggaran menjelang Pemilu 2020 bisa terus kami lakukan dengan cara sosialisasi ke media dan parpol serta masyarakat luas. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Media lah yang sangat membantu memberikan informasi jika memang ada pelanggaran di lapangan”, beber Sugie .

Menepis adanya polemik perekrutan Panwascam sebelumnya dan adanya tudingan yang bergulir terkait perekrutan Panwascam, dinilai polemik tersebut terjadi lantaran perbedaan persepsi belaka.

Terkait perekrutan Panwascam, Bawaslu Blora menegaskan, proses tersebut telah dijalankan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang ada. Proses penggantian Panwascam terpilih yang belakangan mengundurkan diri, akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Proses yang kami lalui akan tetap berjalan, sudah sesuai juklak. Perekrutan Panwascam berpedoman keputusan ketua Bawaslu (tentang) pelaksanaan pembentukan Panwascam . Proses PAW akan diverifikasi dan Bawaslu lembaga vertikal, harus menjaga independensi. Koordinasi harus tetap dijaga dan dilaksanakan,” ucap Lulus Mariyonan.

Tak hanya itu, Lulus menambahkan, selanjutnya kami akan segera bertemu dengan Bupati dan jajaran eksekutif untuk membahas pelaksanaan teknis selanjutnya,pasalnya dalam menjalankan tugasnya, Bawaslu membutuhkan fasilitasi dari para stakeholder terkait .

(Arief W)

Leave a Reply