PLT Dindagkop Blora “Kita Harus Membuat Dindagkop Era Baru”

Blora, Delikjateng.com – Mantan Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora oleh Bupati Arief Rohman kemarin untuk mengisi kekosongan jabatan akibat pejabat sebelumnya (Sarmidi, red) ditahan dalam kasus dugaan jual beli kios pasar Induk Cepu, Blora.

Plt  Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, yang belum lama ini dilantik  berkecimpung dengan cepat. Pasalnya banyak pekerjaan (PR) yang wajib di entaskan buat segera diselesaikan .

Pada hari selasa Tanggal 1 November 2021 jam 09.00 Wib seluruh staf yang ada dikumpulkan di Aula Pasar Sidomakmur untuk mengikuti Rapat koordinasi dan Pembinaan staf, yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora dan  sekaligus memberikan arahan .

Luluk  mengatakan saat ini Dindagkop dan UKM sedang menjadi artis terkait masalah dugaan jual beli kios pasar Induk Cepu dan dugaan adanya pungutan- pungutan yang disinyalir liar sehingga dirinya ingin melakukan perbaikan dan berharap agar tidak menggunakan pola pola lama agar dihilangkan .

Dia menjelaskan secara rinci terkait permasalah yang terjadi kemarin Luluk berharap agar semua menjadi pembelajaran bagi kita semua dan melakukan pembenahan kearah yang lebih baik, sehingga permasalahan jual beli kios atau pungutan liar tidak terulang kembali .

Menanggapi adanya dugaan pungutan liar (pungli) di pasar Sido Makmur kepada Media Luluk mengatakan,menurutnya sudah ditangani pihak kepolisian karena itu sudah menjadi ranah dari pihak kepolisian dan kita menghormati tahapan tahapan atau aturan yang sudah berjalan ditubuh Polri .

“Wajib ditertibkan secara kedinasan,agar akibatnya kedepannya, tidak seluruh hal yabg terjadi menjadi ranah diluar dinas,” terangnya .

Dindagkop akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan stakeholder yang lain,kita harus membuat dindagkop era baru. Kita memutus mata rantai yang kemarin kurang baik menjadi lebih baik. Dindagkop yang sekarang .

“Mulai hari ini tidak ada lagi memungut uang diluar aturan,kemudian saya berharap teman teman yang berada dipasar Sido Makmur ini berubah dan saya sampaikan lagi lebih baik kita nyaman dalam bekerja,menjaga diri dan jangan sampai berurusan dengan hukum”, Jelasnya .

Selain konsolidasi kedalam pihaknya juga sudah mengembangkan dengan beberapa lembaga yang bersinggungan seperti Polri, TNI, media, LSM, kejaksaan, tokoh, masyarakat.

“Bagaimanapun kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh bantuan dan masukan dari beliau-beliau itu, dalam rangka perbaikan khususnya bagian pasar, karena itu menjadi prioritas saya. Jangan sampai kejadian kemarin bisa terulang lagi,” tandasnya.

Dia berharap, amanah ini bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya, serta bisa membawa Dindagkop menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Usai memimpin acara Luluk juga menyempatkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau kondisi pasar dan mendengar keluh kesah para pedagang  sekaligus ramah tamah bersama para pedagang .

(Arif)

Leave a Reply