Perampok ”Berpistol” Sekap Enam Korban

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta

JEPARA,delikjateng.com – Toko tekstil di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, disantroni kawanan perampok pada Selasa (10/1) dini hari. Kawanan yang menodongkan senjata api itu sempat menyekap tujuh korbannya, serta mengambil perhiasan dan uang puluhan juta rupiah.

Faizin, penjaga rumah korban mengungkapkan, dia mendengar suara kendaraan mondar-mandir di gerbang samping rumah beberapa saat sebelum terjadi perampokan. ” Saya lalu minta Jumadi (rekannya) memeriksa,” katanya.

Ternyata ada sebuah mobil berwarna hitam yang di dalamnya terdapat beberapa penumpang. Mereka memakai cadar, turun dari mobil dan menodongkan pistol ke arah Jumadi, kemudian mengikatnya.

” Setelah Jumadi sudah terikat, mereka masuj, kemudian menodongkan senjata kepada saya dan mengancam,” ujar Faizin.

Faizin mengaku sempat lolos dan bersembunyi di toilet. Namun ditemukan kemudian ikut diikat. Kawanan perampok tersebut selanjutnya mengikat pembantu rumah bernama Wahyudi.

Mereka lalu masuk ke rumah utama majikannya yang berdekatan dengan tokonya, meminta Jumadi membangunkan majikannya, Junaidi yang sedang tidur. Di dalam rumah, istri Junaidi, Muawanah dan ketiga anaknya juga ikut diikat kedua tangan dan kakinya, sedangkan anaknya yang masih kecil tidak ikut diikat.

Mereka diminta menunjukan lokasi hartanya disimpan. Sebelumnya kawanan itu sudah mengambil uang tunai Rp45 juta dari gudang.

Sejumlah perhiasan emas diambil, sementara Faizin bersama teman dan keluarga majikannya diikat di ruang tamu yang dijaga kawanan perampok bersenjata.

Pemilik toko tekstil, Junaidi mengatakan, sempat ditodong pistol dan dipukul menggunakan palu. ” Jumlah pelaku perampokan, diperkirakan ada enam sampai delapan orang,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta mengungkapkan, total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 600 juta. Mereka diperkirakan melakukan aksinya selana 45 menit, kemudian meninggalkan rumah dengan barang-barang berharga.

Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas, termasuk untuk memastikan benar tidaknya pelaku membawa pistol. Dalam penyelidikan sementara, petugas mengamankan sekitar 60 lembar surat emas. Sesuai keterangan pemilik rumah, para pelaku mengenakan penutup muka sehingga sulit dikenali.

(Tim Biro Pati)

Leave a Reply