Bekuk Pelaku Ilegal Loging Dan Pengedar Uang Palsu Polres Blora Polda Jateng Gelar Press Release

Blora, delikjateng.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah kembali berhasil mengungkap pengedar uang palsu yang dilakukan AS, (18), seorang pemuda warga kecamatan Jepon Kabupaten Blora yang diduga
mengedarkan mata uang palsu, Kamis, (11/02/2021) lalu.

Informasi pengungkapan kasus tersebut dibeberkan Kapolres Blora,  AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK saat memimpin kegiatan press release di halaman belakang Mapolres Blora, Selasa, (16/03/2021).

Didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH, Kasubbag Humas AKP H. Soeparlan,SH, Kaur Bin Ops Satreskrim Iptu Edi Santosa, serta Kanit Reskrim Ipda Suhari .

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan kejadian berawal dari laporan korban, Agus Amin Lungkar Sungkowo, (16) seorang pelajar asal desa Sukorejo kecamatan Tunjungan Blora pada hari Kamis, (11/02/2021) lalu .

Adapun modus tersangka dalam mengedarkan uang palsu adalah membeli Hand phone dari korban dengan cara pembayaran dilakukan COD (Cash On Delivery).

Kronologis kejadian, Rabu, (10/02/2021) sekira pukul 11.00 Wib korban dihubungi oleh tersangka melalui Nomor Whatsapp menanyakan tentang hand phone milik korban yang dijual dan di posting di grup media sosial facebook.

Terjadi tawar menawar harga dan akhirnya tersangka mau membeli dengan harga Rp. 1.350.000,- (satu juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah), namun tersangka meminta agar transaksi pembayaran dilakukan secara COD (cash on delivery) atau bertemu langsung di Jalan Raya Blora-Cepu tepatnya di depan Asrama Yonif 410/Alugoro turut Kelurahan Bangkle Kecamatan Blora Kabupaten Blora, Kamis, (11/02/2021) sekira pukul 21.50 Wib.

Keesokan harinya korban baru sadar ternyata uang yang diberikan tersangka untuk membayar hand phone ternyata uang palsu.

Pelapor mencoba untuk menghubungi nomor hand phone pelaku, namun nomornya sudah diblokir, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut Ke Polres Blora.

Menerima laporan tersebut Satreskrim Polres Blora melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka AS. Adapun barang bukti yang diamankan dalam kejadian tersebut adalah :

– 3 (Tiga) lembar uang kertas pecahan Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) dengan nomor seri kmm nku128512.
-5 (Lima) lembar uang kertas pecahan Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) dengan nomor seri kmm YLA014146.
-9 (Sembilan) lembar uang kertas pecahan Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dengan nomor seri kmm AKF675754.
-2 (Dua) lembar uang kertas pecahan Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dengan nomor seri kmm FMF858598.
-1 (satu) unit Spm Honda Supra X 125 warna hitam, dengan Nopol K-3101-OY, berikut STNK.
-2 (dua) lembar amplop warna coklat bungkus paket JNE yang telah di sobek.
-1 (satu) buah Handphone Merk Samsung.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal Pasal 245 KUHP Subs pasal 26 ayat (3) UURI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang. dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dalam kasus yang berbeda Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah juga berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga pelaku ilegal loging, Kamis, (04/03/2021) lalu.

Dua tersangka yang diamankan adalah
R, (49) dan dan S, (41) keduanya adalah warga kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. Kedua tersangka diamankan saat mengendarai sebuah kendaraan truk warna hitam dengan Nomor Polisi K-1318-JD yang memuat 34 batang kayu sonokeling berbagai ukuran, saat melintas di Jalan desa Bogem kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Kejadian berawal dari informasi warga bahwa ada kendaraan truk yang memuat kayu yang tidak dilengkapi dokumen yang sah, pada hari Kamis, (04/03/2021) malam di wilayah jalan desa Bogem Kecamatan Japah.

“Kami respon cepat laporan dan pengaduan dari masyarakat yang kami terima dan diharapkan warga untuk tidak resah namun tetap mewaspadai aksi serupa, warga masyarakat kami minta untuk segera melaporkan jika menemukan atau mengetahui aksi kejahatan lain yang ada di masing-masing wilayahnya” Jelas Wiraga Dimas .

Menindaklanjuti laporan tersebut tim Buser Satreskrim Polres Blora yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Iptu Edi Santosa,SH bersama Kanit Buser Aiptu Indra melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka berikut barang buktinya di jalan desa Bogem.

Selanjutnya petugas membawa tersangka berikut barang buktinya ke Mapolres Blora. Adapun barang bukti yang diamankan adalah 1 (Satu) unit KBM Truk, warna hitam No. Pol : K-1318-JD berserta STNKnya, 34 (Tiga puluh empat) batang kayu hasil hutan jenis Sonokeling berbentuk gelondong dengan berbagai macam ukuran, 1 ( Satu ) buah terpal warna biru, Serta 1 (Satu) buah HP Merk Nokia warna biru.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 12 huruf (e) jo pasal 83 ayat 1 huruf (b) UURI No. 18 Th 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

 

(Arif)

Leave a Reply