5.000 Botol Miras Dimusnahkan Pada Hari Santri

Ribuan miras dimusnahkan
Ribuan miras dimusnahkan

KUDUS, delikjateng.com – Hari Santri di Kabupaten Kudus, diwarnai dengan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis dan merek. Kegiatan itu digelar di Alun- alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (22/10/).

Pemusnahan disaksikan Bupati Kudus Musthofa, Ketua DRPD Mas’an, Kapolres AKBP Agusman Gurning, Dandim 0722 Letkol (Inf) Sentot Dwi Purnomo, dan unsus Forkopimda lainnya, serta para ulama dan santri. Jumlah botol miras yang dimusnahkan sekitar 5.008 dengan merek red label, vodka, bir, dan anggur putih, serta 389 liter minuman putihan dan oplosan.

Pemusnahannya dilkakukan dengan cara digilas alat berat. Sebelum dimusnahkan, secara simbolik ditandai dengan pemecahan botol yang dilempar ke alat penggilas oleh Bupati Kudus.

Bupati Kudus, Mustofa mengatakan, daerah itu tidak boleh ada miras. ” Dalam peraturan daerah (perda) sudah jelas, apa pun jenis minuman tidak boleh mengandung alkohol atau nol persen,” katanya.

Momentum Hari Santri sekaligus dimanfaatkan untuk pemusnahan miras, tujuannya agar para santri mengetahui kalau di Kudus dilarang beredar miras. Untuk itu pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat, termasuk ribuan santri yang hadir dalam kegiatan itu agar menjauhi miras.

” Termasuk juga harus menjauhi penyakit masyarakat lainnya, seperti judi dan perbuatan mesum,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh dalam upaya menegakkan hukum termasuk dalam pemberantasan miras. Sebab berawal dari miras dapat memunculkan tindakan negatif, bahkan tak jarang berujung pada kasus kejahatan.(*)

Leave a Reply