Warga Tiga Desa Protes Dengan Menutup Jalan

aksi blokir jalan
aksi blokir jalan

PEMALANG,delikjateng.com – Warga tiga desa di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, protes dengan menggelar unjuk rasa dengan menutup jalan lantaran merasa terkana dampak langsung kegiatan pembangunan TRPB Tol Road Pemalang Batang, Sabtu (14/10) siang.

Ke tiga desa itu adalah Desa Ampelgading, Desa Losari Dan Desa Ujunggede. Mereka protes menutup jalan dengan alat alakadarnya, seperti menggunakan kursi panjang/padung, dan lainnya.

Mereka menuntut fasilitas lingkungan hidup desa yang terkena dampak langsug dari proyek tol road Pemalang – Batang. Protes tersebut di lakukan dengan cara menghentikan Dum-Truck besar yang sedang melaju di jalan itu, yakni di jalan raya Ujunggede Kecamatan Ampelgading.

Mereka menyatakan kesal, akibat jalan rusak parah hingga menimbulkan debu, yang telah mengakibatkan sesak napas dan batuk. Sudah banyak yang mengalami masalah kesehatan, namun hingga kini belum pernah ada tindakan apapun, termasuk yang paling utama kesehatan warga yang terkana dampak langsung kegiatan pembangunan TRPB Tol Road Pemalang Batang ini.

Dampak yang sangat dirasa, adalah kesehatan lingkungan, termasuk gatal gatal pada tubuh yang dialami anak-anak maupun orang dewasa, serta Batuk yang di sertai sesak napas. Ini semua sudah dialami warga sepanjang jalan raya Ujunggede sampai jalan raya Ampelgading.

Camat Ampelgading, Drs.Mulyanto,M.AP menerima mereka di pendopo Balai Desa Losari, dengan di hadiri jajaran Muspika kecamatan di antaranya Kapolsek AKP. Heryadi Noor.SH dan Danramil Ampelgading.

Pengunjuk rasa menuntut beberapa hal, diantaranya mulai 16 Oktober 2017 ini diadakan perbaikan Jalan dari Ujunggede sampai Ampelgading. Mereka juga menginginkan penyiraman jalan dilakukan secara terus menerus mulai pukul 07:00 pagi s/d 17:00 sore.

Di minta untuk memperhatikan serta membantu warga yang sakit gatal, batuk dan terganggu pernapasan yang di akibatkan debu jalan. Selain itu masyarakat menginginkan agar pihak PU untuk meninjau kembali atas ijin Dum-trukc 25 Tonase yang melewati Jalan desa.

Perwakilan Sas meminta agar usulan itu segera di tindak lanjuti pihak PT Dirgantara. Humas PT Dirgantra,Yusron,  menyatakan siap menyepakati tuntutan warga tiga Desa, disaksikan jajaran muspika di pendopo Balai Desa Losari.(Rae kusnanto)

Leave a Reply