Warga Blokir Jalan Tuntut Kejelasan Pemerintah

melakukan aksi pemblokiran jalan
melakukan aksi pemblokiran jalan
melakukan aksi pemblokiran jalan
melakukan aksi pemblokiran jalan

KENDAL, delikjateng.com – Ratusan warga Dukuh Penjor dan Dukuh Rejomulyo, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, melakukan aksi pemblokiran jalan pada Selasa (19/9) pagi. Mereka menuntut agar jalan jangan di bongkar dulu sebelum ada solusi pengganti, mengingat jalan itu menjadi akses utama yang terdekat.

Seperti diutarakan salah satu warga, Ghofur (35). ” Keinginan warga ndak repot, hanya ingin ada kejelasan tentang jalan yang setiap hari kita lewati ini, jalan penghubung antara dua desa ini, karena ini jalan utama kami, jika jalan ini di bongkar kita jadi repot, karena harus memutar 2 km jaraknya,” katanya kepada jurnalis delikjateng.com.

Ghofar juga menegaskan, kalau dari pemerintah setempat dan dari Waskita belum ada kejelasan, maka warga akan memblokir jalan sampai ada kejelasan kepada masyarakat.

Menanggapi tuntutan itu, Humas Seksi 4 PT Waskita, Totok Suharto mengatakan, PT Waskita akan menuruti kemauan dari warga untuk tidak membongkar akses jalan warga itu. ” Tapi kami menyarankan agar warga secepatnya mengajukan surat tertulis kepada Bupati dan ke Jasa marga mengenai tuntutannya itu, karena kami hanya sebagai pelaksana pekerjaan, tidak punya wewenang atas itu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dusun Nolokerto, Rofai mengatakan, sebenarnya sebelum ada aksi itu pihak desa sudah mengajukan proposal agar di buatkan jalan di kanan dan kiri sebelah samping jalan tol, dan terowongan yang bisa dilalui warga agar tidak memutar.

” Kami sudah mengajukan proposal itu, tapi kami pihak desa belum menerima kabar lanjutan. Dan saya harap dari warga bisa sabar, semua sedang kita upayakan semaksimal mungkin,” tuturnya (Novi)

Leave a Reply