TAK ADA ANGGARAN,KEMENSOS MENGHENTIKAN SANTUNAN KEPADA AHLI WARIS PASIEN COVID-19 YANG MENINGGAL

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo

Pekalongan, Delik Jateng.com – Kementerian Sosial melalui Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial mengeluarkan beleid baru, yang isinya menyetop pemberian uang santunan kematian kepada ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Surat Edaran tersebut tercatat dengan Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan alasan Kemensos tidak lagi memberikan santunan kematian adalah karena tidak memiliki alokasi anggaran tersebut di dalam APBN 2021.

Kebijakan ini berbeda dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Pemberian Santunan Korban Covid-19. kepada ahli waris sebesar Rp.15 juta

namun pada tahun anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris pada Kemensos RI” sehingga, terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinsos Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti sesuai Surat Edaran Kemensos yang diterima Media Delik Jateng,

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Sunarti dalam surat edaran tersebut menyatakan, usulan Dinas Sosial kepada Kemensos untuk mendapat pencairan uang santunan kematian bagi korban Covid-19 tidak bisa diterima. Oleh karena itu, uang santunan kematian yang ada tahun 2020 sudah dilaksanakan, dengan memberikan Rp 15 juta kepada setiap keluarga korban Covid-19 dihentikan.

Sementara itu ketika Media Delik Jateng mengkonfirmasi Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng, Harso Susilo, Kamis (18/2/2021). menjelaskan bahwa sejak awal digulirkan pada Agustus 2020, dari ribuan usulan data warga yang meninggal karena covid di Jateng, hanya 7 (tujuh ) orang yang mendapatkan santunan yang diterima ahli waris. “Ada sekitar seribuan lebih usulan atau permohonan. Tapi yang cair atau mendapatkan santunan hanya 7 orang. Ini memang jauh sekali,” kata Harso Susilo,

Pihaknya telah mengkonfirmasi terkait santunan tersebut ke Kemensos, la mendapatkan jawaban yang intinya masih berproses. namun di sisi lain, pihaknya tetap diminta mendata warga yang meninggal karena covid. imbuh Harso Susilo

Seperti diketahui, santunan untuk ahli waris orang yang meninggal akibat Covid-19 sudah diumumkan ke publik sejak awal pandemi. berdasarkan Surat Edaran Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Pemberian Santunan Korban Covid-19. kepada ahli waris sebesar Rp.15 juta.

Terpisah ketika Media Delik Jateng meminta penjelasan kepada Plt. Kepala DinsosP2KB Kota Pekalongan memalui Telpon Selular, Ir Budiyanto, MPi mengatakan bahwa Dinsos P2KB Kota Pekalongan masih nunggu surat balasan dari pusat ttg permohonan yang tahun 2020, apakah dihentikan atau bisa keluar. hingga saat ini belum ada jawaban.
Sejauh ini baru 8 (delapan) ahli waris yang mengajukan permohonan santunan, dari korban meninggal karena Covid 19 berdasarkan data pada akhir Desember 2020 sebanyak 87 orang.

(Istiadi / Eddy. S)

Leave a Reply