SERTIFIKASI TENAGA KERJA BANGUNAN TERUS DIGENJOT

Praktek Lapangan, sektor pekerja bangunan

Pekalongan, delikjateng.com – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bekerjasama dengan DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melaksanakan program Sertifikasi tenaga kerja bangunan melalui fasilitasi dan uji kompetensi SKT Tukang Bangunan Umum. Hal ini disampaikan oleh Nur Priyantomo SE.MM Kepala DPUPR Kota Pekalongan di ruang kerjanya Selasa (3/11/2020).

Peran tukang sebagai bagian dari tenaga kerja konstruksi dalam pembangunan infra struktur sangat krusial. Tukang di lapangan sangat menentukan kualitas bangunan, oleh karena itu tukang harus memiliki bekal yang baik melalui pelatihan dan mendapatkan sertifikat.
Selama ini masih sedikit tukang bangunan yang mendaftarkan diri untuk mendapat sertifikasi khususnya di Jawa Tengah. Saat ini menurut Nur Priyamtomo, baru ada 2 kota / kabupaten yang memfasilitasi pelatihan tersebut yaitu Kota Pekalongan dan Kabupaten Semarang.

 

Selain bertujuan mengukur kompetensi para tenaga kerja konstruksi, program sertifikasi ini jiga akan memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan. Kompetensi dan ilmu mereka lebih trampil, dan juga sebagai syarat administrasi pekerja bangunan dan penyedia pekerja melaksanakan tender.

Pelatihan Sertifikasi dilaksanakan selama 4 hari yang terbagi dalam 2 kelompok angkatan, hari pertama digunakan untuk pemaparan teori dan dilanjutkan praktek di lapangan menggunakan Mobile Training Unit dihari hari berikutnya yang dilengkapi dengan protokol kesehatan.

Pelatihan yang bersumber dari DID (Dana Insentif Daerah) ini diikuti oleh 80 orang tukang bangunan yang ada di Kota Pekalongan mulai Senin 2 November hingga tanggal 5 November 2020

(Eddy.S / Istiadi )

Leave a Reply