SATU BULAN LEBIH SURAT EDARAN YANG DIJANJIKAN BUPATI BELUM JUGA TURUN

 

 

Kendal, Delikjateng.com. SE (Surat Edaran) yang dijanjikan Bupati dr. Mirna Anissa MSi pada saat P-BPD (Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa) mengadakan audienci ke bupati pada tanggal 26/06/20, sampai hari ini, 08/08/20 lebih dari satu bulan belum terwujud.

Ketika delikjateng.com mencoba mengkonfirmasi Ketua Paguyuban P-BPD, HM. Sugiarto SH.MH, terkait dengan janji bupati tersebut mengatakan, bahwa, sampai hari ini SE yang dijanjikan bupati belum turun.

“Belum ada komunikasi lanjutan setelah pertemuan itu, coba nanti tak tanyakan,” jawab giarto yang juga pengacara itu.

Senada dengan ketua, Sekjen P-BPD, Suardi S.Sos.MAP, juga mengatakan hal yang sama, bahwa, bupati sampai hari ini belum menindak lanjuti atas Perbup 46/16, dengan mengeluarkan Surat Edaran sebagai petunjuk pengelolaan asset desa, seperti janjinya.

“Belum ada komunikasi apapun dari pihak pemda,” terang Suardi lewat wa.

Seperti sudah diberitakan oleh media ini sebelumnya, bahwa pada saat P-BPD mengadakan audienci Ke bupati, pada tanggal 26/06/20, pengurus paguyuban memohon kepada bupati beberapa hal, salah satunya, dilaksanakanya Permendagri No.1 tahun 2016 serta Perbup No. 46 tahun 2016.

Dan pada saat itu, dihadapan para pengurus P-BPD bupati yang di dampingi bag. hukum, Inspektorat, serta bag. pemerintahan, menyanggupi dengan membuatkan surat edaran tentang pedoman pengelolaan asset desa paling lambat 1 bulan (26/7 – red)

Namun dalam pelaksanaanya, setelah satu bulan lebih berlalu, SE yang dijanjikan itu belum terpenuhi,

Terpisah, Ketua FORSEKDESI (Forum Sekertaris Desa Indonesia) Kabupaten Kendal, Budi Ristanto SH saat dikonfirmasi terkait rencana Bupati mengeluarkan SE tersebut mengatakan tetap mendukung.

“Saya sangat mendukung terbitnya SE edaran itu, biar ada kejelasan,” tegas Budi.

“Kita akan lihat apa isi SE tersebut, bila memang merugikan pihak kami, ya tentu saya bersama teman-teman akan bersikap, karena sampai hari ini SE itu belum keluar, ya kami belum bisa bersikap apa-apa,” imbuh budi.

(A.Khozin)

Leave a Reply