Proyek Senilai Rp 4,9 Miliar Di Jalan Banyutowo Dibongkar

Proyek Jalan beton ruas Banyutowo Ketapang
Proyek Jalan beton ruas Banyutowo Ketapang

KENDAL,delikjateng.com – Kesemrawutan pengerjaan Proyek Insprastruktur di Kendal, kini nampaknya semakin mencuat kepermukaan. Diantaranya terjadi pada Proyek Jalan beton ruas Banyutowo Ketapang, Kecamatan Kota Kendal yang menguras uang rakyat senilai Rp 4,9 Miliar kontruksinya dibongkar, karena diduga rancang bangun materialnya menyalahi bestek.

Hal itu dikatakan Aktivis LSM Kendal, Imam Subagyo yang menemukan kejanggalan kontruksi bangunan jalan betonisasi tersebut. Dia mensinyalir, tak sesuai bestek.

“Memang kami selama ini terus melakukan pemantauan beberapa proyek di Kendal, salah satunya proyek jalan Banyutowo yang material serta volume pekerjaannya disinyalir tidak sesuai bestek. Makanya itu harus diperbaiki guna menyelamatkan uang Rakyat,” tuturnya, Sabtu (14/10).

Kata Imam, beberapa proyek hasil pemantauannya di Kendal banyak yang tidak menggunakan papan nama Proyek, bahkan ada juga yang belum dikerjakan. Termasuk juga dalam proses lelang proyeknya diduga masih bernuansa rekayasa.

Ada indikasi proyek di Kendal direkayasa dan untuk proyek jalan Banyutowo masih dilakukan pendalaman. “Kami berharap APH bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus kayak begini,” imbuhnya.

Sementara itu pihak PPKOM Proyek tersebut, Luqni akan menjelaskan kasus pembongkaran proyek jalan di Banyutowo tersebut dikantornya, karena posisinya saat ini masih diluar kota. “Maaf saya lagi diluar, lebih jelasnya nanti komunikasi lagi hari Senin Di Dinas PUPR. nanti ada penjelasan dari pak Kabid (KPA) juga,” ungkapnya melalui pesan singkatnya, Sabtu (14/10) malam.

Diperoleh keterangan lain, proyek ruas jalan Banyutowo Ketapang baru saja dibongkar, diperkirakan 100 meter panjang bangunan yang dilakukan pembongkaran. Dan hal ini telah menjadi perhatian banyak pihak, karena dilakukan pembongkaran dijalanan yang arus lalulintasnya diwiilayah perkotaan Kendal. (Lendra/Novi)

Leave a Reply