PNS Keluhkan Pungutan Ujian Penyesuaian Ijazah di BKPP Kendal

ilustrasi
ilustrasi

KENDAL, delikjateng.com – Beberapa Pegawai Negeri Sipil ( PNS) Kendal yang mengikuti ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah Tahun 2017, mengeluh adanya pungutan sebesar Rp 100 ribu setiap peserta. Pungutan itu harus disetorkan ke pihak Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP) Kendal, atau melalui transfer ke salah satu rekening Kasda Jawa Tengah.

Informasi yang dihimpun jurnalis delikjateng.com menyebut, kasus pungutan ini mencuat setelah para peserta ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah yang nota bene para PNS Kendal, menyampaikan keluhannya. Karena diduga pungutan itu diluar anggaran yang mestinya direncanakan pihak BKPP.

” Bukan masalah pungutan seratus ribunya, tapi kesiapan perencanaan dari pihak Institusi tersebut yang kurang profesional. Masak kegiatan negara bersumber dari pungutan ,” ujar sumber media ini yang minta dirahasiakan identitasnya.

Atas peristiwa itu, seorang aktivis Kendal , April Rudianto menyebut sebagai penyalahgunaan jabatan guna menguntungkan dirinya sendiri atau kroninya. ” Semestinya pihak itwilkab dan kejari kendal harus tanggap dan pro aktip terkait dengan isyu-isyu penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat yang terjadi diwilayah kendal, ” ungkapnya pada Selasa (31/10).

April meminta agar penegakkan hukum di Kendal bukan hanya sekedar slogan,” Kami minta penegakan hukum di kendal benar-benar bisa terjadi, tidak hanya slogan saja,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal , Haerudy Soekamto menyangkal jika pihaknya melakukan pungutan terhadap para peserta yang mengikuti ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah bagi PNS Kendal.

” Tidak betul, semua sesuai prosedur. Silahkan di cek di bidang pengembangan prosedurnya,” ungkapnya melalui telpon selulernya.(lendra)

Leave a Reply