Pilkades Desa Serang Disinyalir Tidak Netral

Camat Petarukan Drs Sukisman usai rapat persiapan pilkades serentak 2018

PEMALANG, delikjateng.com – Rumor adanya BPD dan Panitia Pilkades sudah tidak netral di Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Kini menjadi Tranding-topik di lapisan Masyarakat Desa Setempat.

Pemilihan kepala Desa (Pilkades) Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Di Tengerai adanya Isu panitia tidak Netral. Kata seorang warga Rt 05/002, Gejolak ini dnilai tidak terpuji. Kembali menyampaikan bila hal ini terjadi sangat meprihatinkan, BPD dan panitia bekerja tidak profesional dan tidak Netral.

Sementara warga lain di dusun gayang Rt 03/04 berharap dinas terkait agar meninjau ulang kredibilitasi Panitia itu. Jangan sampai menimbulkan mosi tidak percaya hingga menuntut agar BPD dan Panitia Pilkades di bubarkan.

Dikarenakan jauh sebelumnya telah merebah Rumor yang ditujukan pada salah satu Calon. Banyak masyarakat tau dan dengar kalau panitia ini mengklaim bahwa tidak bakal Lulus Tes tertulis pada saat penjaringan akhir nanti. Dan Rumor itu merebah kemasyarakat hingga banyak dugaan bahwa Panitia tidak Netral.

Sampai saat ini masyarakat mengetahui Existensi kerahasiaan Panitia. Ternyata dugaan ada usaha tidak lazim kepada Calon, agar teriliminasi. Bisa jadi akibat tidak tranparan dalam pembentukan Panitia pemilihan kades rersebut.

Diketahui ternyata sebelumnya tidak ada pembentukan panitia secara Formal, dengan mengundang tokoh masyarakat lainnya. Namun tiba tiba mengundang beberapa orang untuk pengesahan dan penetapan terhadap anggota Panitia hasil penunjukan saja.

Dalam hal ini apapun alasannya, panitia pelaksanaan pilkades di semua tingkatan tidak dibenarkan membuat kebijakan atau kesepakatan sendiri. Semua harus mengikuti pedoman atau aturan yang sudah ditetapkan.

Mereka dinilai sudah menyimpang dari petunjuk/peraturan yang ada. Lagi. Seorang warga di Rt 05/004 Desa Serang mengatakan kepada awak media dalam hal ini pembentukan/Pemilihan Panitia menduga hasil setingan, bukan hasil musyawaroh mufakat warga yang diundang untuk memilih dan menunjuk sesuai kriteria.

Ini masyarakat telah paham menyimpan tabir buruk, menurut beberapa sumber warga setempat, mengatakan hal yang sama, ada apa panitia bisa mengeklaim tidak lulus, kepada Calon. Suara itu sampai meluas dimasyarakat.

Dirasa panitia lakukan hal yang tidak Lazim terhadap peserta Calon. Karena persayratan yang diminta Panitia sangat mempersulit peserta, dan dirasa ada unsur kesengajaan terhadap Calon tersebut agar Gugur. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di akhir September 2018 mendatang. Mereka menuntut agar BPD dan Panitia Pilkades di Revisi.

Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan Badan Permusyawatan Desa (BPD) dianggap tidak Netral dan tidak becus. Pasalnya dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pilkades yang digelar bulan September mendatang disinyalir ada keberpihakan terhadap salah satu calon, kemudian ada upaya hitam untuk menggugurkan Calon lainnya supaya teriliminasi.
(rae kusnanto)

Leave a Reply