Pengolahan sampah (TPS) Kabupaten Kendal Dibiayai APBN Sebesar Rp 20,7 Miliar …?

TPA Darupono

Kendal, delikjateng.com –  Rabu 7 oktober 2020.Kabupaten Kendal saat ini sedang membuat Tempat Pembuangan Sampah (TPS ) pengolahan sistim modern daur ulang yang baru di kerjakan dan sebentar lagi selesai . tidak akan lagi menimbulkan masalah seperti tahun -tahun lalu yang terjadi kebakaran sampah, pencemaran udara (bau sampah) dan yang tercecer di pinggiran jalan, karena Kendal akan memiliki lokasi pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Darupono kec kaliwungu selatan Baru.

Sampah yang biasanya bertumpuk dan menggunung di TPA Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, tahun depan akan didaur ulang. Dan lokasi untuk mendaur ulang sampah disediakan lokasi seluas 5,7 hektar di biayai APBN sebesar 20.7 milyar. yang saat ini sedang dibangun sarana dan prasarananya (Infrastruktur Pengolahan Sampah).

Seperti yang disampaikan Manager Lapangan Sujatmika di lokasi proyek, bahwa infrastruktur pengolahan sampah ini berupa pengolahan limbah, jembatan timbang, areal sel sampah, block cell (tempat untuk memproses sampah) seluas 1,5 hektar, rabat beton (jalan masuk), kantor, pos penjagaan, mushola dan tempat cuci armada. Lanjutnya, semua ini dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui APBN. Dikerjakan berdasarkan tender Departemen Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya Balai Sarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Tengah. Adapun pemenangnya adalah KSO PT.Dua Pilar Inti dan PT.Putra Mas Indah Baroe dengan Nomor kontrak HK0203-PLP 01/SMP 20 KDL 01 senilai Rp.20.761.307.447,- Tahun Anggaran 2020 dengan lama pekerjaan365 hari. Mulai dari tanggal 02 Maret 2020.

Pekerjaan proyek ini sedang dikebut hingga malam hari hingga selesai sesuai kontrak kerja berakhir pertengahan bulan November 2020. Manager proyek Sujatmiko saat di temui dilokasi proyek. Mengatakan.

Karena proyek harus segera selesai maka pekerjaan lembur semua karyawan. baik kantor. tenaga teknis juga ikut lembur. yang berjumlah 80 orang.( kurang lebih)

Sementara Kabid Pengolahan Sampah, Limbah B3 dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Kendal wahjuono Irwanto saat dikonfirmasi mengatakan, TPA yang dibangun ini nantinya tidak sebagai tempat pembuangan akhir seperti di lokasi sebelumnya. Tetapi dikatakan, untuk open dumping yang nantinya direncanakan minimal sebagai controllandfil. Syukur bisa berupa Sanitarylandfil yang disana ada tempat pemilahan sampah organik dan anorganik yang nantinya bisa dikelola dengan baik. Yang organik bisa dibuat kompos baik padat maupun cair. Untuk yang non organik bisa didaur ulang yang nantinya dibutuhkan SDM yang ahli di bidang ini. Ungkap Wahyuono.

Nantinya, katakan, TPA Darupono Baru ini dikelola dengan metode Sanitary landfill yang ramah lingkungan. Yakni, sampah dipadatkan yang kemudian disalurkan dengan saluran khusus untuk mengalirkan air Lindi dan Gas Metan dari sampah. Setelah padat, sampah ditimbun menggunakan tanah.supaya tidak berbau dan bisa dibuat pupuk kompos.

(pr)

Leave a Reply