PENGELOLAAN SAMPAH AMBURADUL DI TPS PERINTIS KEMERDEKAAN PEKALONGAN MENGAKIBATKAN SAMPAH BERSERAKAN DI JALANAN

Sampah yang menumpuk di jalan, timbulkan bau kurang sedap dan tidak sehat

Pekalongan, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Pekalongan khususnya yang berdekatan dengan Puskesmas Dukuh dan Kantor PWRI Kota Pekalongan sangat tidak sedap dipandang mata, hal itu karena sampah berserakan di jalanan.

Apalagi pada saat suasana panas dan angin bertiup kencang, sampah beterbangan tidak karuan. Kendati di sekitar itu terdapat Tempat Pembuangan Sampah Sementara, namun pengelolaannya kurang memperhatikan akan kebutuhan masyarakat yang menginginkan lingkungannya bersih dan sehat.

TPS di Jalan Perintis Kemerdekaan semula dapat berjalan dengan baik pada tahun-tahun 2019. Dimana Truk pengangkut sampah bisa masuk ke TPS untuk menampung sampah dari armada songkro sampah yang dilakukan masyarakat. Namun setelah TPS direvitalisasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan justru sampah menumpuk dijalanan, praktis TPS tidak berfungsi karena pembuang sampah tidak dapat masuk ke TPS sehingga dibuang dijalanan sekitar TPS.

Koresponden Delik mencoba menelusuri penyebab semrawutnya sampah di TPS Jalan Perintis Kemerdekaan. Diketahui Truk dari DLH pengangkut sampah hanya mengambil sampah sebanyak 2 kali setiap 24 jam. Sementara produksi sampah yang dikirim masyarakat luar biasa banyaknya, warga masyarakat yang membuang sampah di TPS tersebut berasal dari beberapa Kelurahan di Kota Pekalongan, bahkan ada warga Desa di Kabupaten Pekalongan yang berdekatan dengan TPS tersebut ikut memanfaatkan membuang sampah disitu.

Pembuangan sampah ke TPS berlangsung 24 Jam sementara Truk DLH hanya datang 2 kali di pagi hari. Sampah-sampah yang sudah terbuang beberapa hari tidak dapat diangkut, karena Truk DLH setiap datang ke TPS sudah ditunggu songkro songkro sampah baru.

Sementara TPS tidak dapat digunakan, sebagaimana mestinya mengakibatkan sampah bertebaran di jalanan hingga diluar area TPS.

Koresponden Delik mendapatkan keluhan masyarakat dan dari Puskesmas Dukuh serta dari Pengurus PWRI Kota Pekalongan yang berkantor berdekatan dengan TPS sudah menghubungi Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Teguh Prabowo Agung, SH.

Tentang situasi dan kondisi TPS yang amburadul, dan bau tidak sedap yang ditimbulkan, berjanji akan menindak lanjuti dengan menambah jadwal armada Truk sampah untuk mengambil sampah sampah diluar area TPS hingga tuntas.

Namun demikian hingga berita ini ditulis belum dilaksanakan, sehingga sampah terus menumpuk di jalanan

(Istiadi / Eddy.S)

Leave a Reply