Penanggulan Deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Desa penanggulan melakukan deklarasi Stop buang air besar sembarangan(stop BABS/ODF) di ruang balai Desa
Desa penanggulan melakukan deklarasi Stop buang air besar sembarangan(stop BABS/ODF) di ruang balai Desa

KENDAL, delikjateng.com – Dalam melaksanakan program dari pemerintah dengan Stop BABS/ODF, Desa penanggulan melakukan deklarasi Stop buang air besar sembarangan(stop BABS/ODF) di ruang balai Desa,Kamis (09/11)pagi tadi.

Kegiatan yang dihadiri camat pegandon, koramil, polsek, dinas kesehatan, puskesmas pegandon juga dari warga mendapat sambuatan dan sanjungan yang sangat baik dari tamu yang hadir. Pasalnya Desa penanggulan adalah desa yang pertama bisa mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan,dan besar harapan agar bisa menjadi contoh desa lain di Kecamatan Pegandon.

Camat Pegandon,Sumaryoto mengatakan kebanggaanya atas Desa Penanggulan kerena sudah sukses mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan ini. ” Karna baru desa penanggulan yang mampu. Dan saya harap juga secepatnya bisa di susul desa desa lain yang ada di kecamatan pegandon ini,” tuturnya kepada jurnalis delikjateng.com.

Sumartoyo selain mendukung kegitan stop buang air besar sembaranagn ini, juga mendukung kegiatan dari Bumdes desa penggulan yang melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, megelola sampah agar bisa menjadi desa yang bebas dari sampah. ” Kalau bukan dari diri kita lalu siapalagi yang memulai,Hidup bersih dan sehat tanpa sampah,” imbuhnya

Sementara kapala Desa penaggulan, Ria Setianingsih,Amd,Keb,S.Psi,s.Pd. menyatajan senang karena desa Penanggulan menjadi desa yang pertama dari 12 desa di kecamatan pegandon ini, yang mengawali dan yang pertama menjadi contoh dari desa desa lain di kecamatan pegandon Untuk mendeklarasikan Stop Buang air besar sembarangan (stop BABS/ODF).Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri karna kita bisa mengawali 12 desa sekecamatan pegandon mas.ujarnya

Kades juga menambahkan, dalam mewujudkan program dari pemerintah dengan menciptakan lingkungan yang bersih, juga masyarakat yang belajar hidup sehat dengan membuang sampah dan air besar pada tempatnya. ” Tidak lagi di sungai, atau di sembarangan tempat,” tambahnya
(Novi)

Leave a Reply