Pembangunan Tanggul 128 M Dimulai

Walikota Pekalongan , HM Saelany Mahfudz
Walikota Pekalongan , HM Saelany Mahfudz

PEKALONGAN, delikjateng.com – Proyek pembangunan tanggul raksasa senilai Rp 128 miliar yang di mulai dari Kandang Panjang sampai dengan Kali Bremi, resmi dimulai.

Penandatanganan kontrak kerja antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dengan pelaksana Pengendalian banjir dan Rob Pekalongan PT Hutama Karya (Persero) yang disaksikan secara langsung Oleh kepala Balai besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Ir Rubhan Ruzziyatna MT, Walikota Pekalongan HM Saelany Mahfudz, Forkompimda, Sekretaris Daerah, perangkat daerah serta masyarakat pada Apel Siaga Bencana.

Kepala Balai besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Ir Rubhan Ruzziyatna MT dalam kesempatan itu mengatakan, paket III pekerjaan pengendalian banjir dan rob di Kota Pekalongan akan dilaksanakan selama multi years yang akan selesai pada tahun 2019. “ Namun kita akan melakukan percepatan agar kebutuhan masyarakat secepatnya terpenuhi,” terangnya.

Untuk nilai kontrak pekerjaan pembuatan tanggul tersebut secara keseluruhan menelan dana Rp 128 miliar. Sedangkan paket pekerjaannya meliputi tanggul, longstorage dan parapet, “ Jadi prinsipnya air laut atau rob akan ditanggulangi oleh tanggul sedangkan air hujan nanti akan dipompa,” tambahnya.

Saat ini Kementrian PUPR menekankan semua infrasturktur yang dibangun harus punya nilai seni. “ Dari sisi landscape juga kita perhatikan, selama ini fasilitas umum masyarakat banyak berkurang sehingga nantinya tanggul ini dapat dinikmati oelh amsyarakat untuk fasilitas umum, ” lanjutnya.

Sementara Itu Walikota Pekalongan, H.M Saleany Machfudz menuturkan, adanya penandatangan kontrak kerja tersebut merupakan bentuk realisasi yang nyata dari pemerintah dalam penanggulangan rob. “ Disini kita juga mengundang masyarakat terdampak rob untuk menyaksikan penandatangan kontrak kerja supaya mereka lebih tenang, dan tahu bahwa tanggul rob sudah dimulai, ”

Saat ini yang sedang dilakukan oleh pemkot Pekalongan adalah menyelesaikan masalah pembebasan lahan yang akan digunakan. “ Pembebasan lahan masih dalam proses dan ditargetkan akhir Desember 2017 ini bisa rampung sehingga dapat mulai pekerjaan konstruksinya,” tukasnya.

(Tasurun/Humas Kota Pekalongan)

Leave a Reply