Muhammad Jamal, Kades Yang Gemar Membaca

Muhammad Jamal,Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Tirto, Pekalongan
Muhammad Jamal,Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Tirto, Pekalongan

PEKALONGAN,delikjateng.com – Buku adalah sumber ilmu. Itu pepatah ”tempoe doeloe”. Makanya siapa yang berakrab-akrab dengan buku, artinya gemar membaca buku, dia bakal menjadi ”gudang ilmu”.

Lha sekarang, membaca tidak harus dari buku. Media baca bisa bersumber dari mana-mana, tapi maknanya tetap sama, membaca sama dengan membentuk gudang ilmu.

Setidaknya sebagaimana dilakukan Muhammad Jamal, Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Tirto, Pekalongan. Baginya, membaca telah menjadi kegemaran yang dilakukan setiap hari.

” Hobi membaca sangat menguntungkan untuk menambah wawasan,” katanya kepada Hendri Alfarizi, jurnalis delikjateng.com di Pekalongan baru-baru ini.

Menurut Jamal, kesukaanya adalah membaca biografi pemimpin dunia literatur klasik, atau fiksi ilmiah, atau buku pengembangan diri. Katanya, buku merupakan jendela dunia. Itulah sebabnya, membaca dijadikan suatu aktifitas yang selalu dilakukan sepulang dari pekerjaanya.

Dengan membaca dapat melatih kemampuan berfikir. ” Otak ibarat sebuah pedang, semakin diasah akan semakin tajam. Kebalikanya jika tidak diasah, juga akan tumpul,”ujarnya.

Dengan membaca, menurutnya akan meningkatkan pemahaman dan memori, yang semula tidak dimengerti menjadi lebih jelas setelah membaca,menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. ” Manfaat yang ini mungkin sudah sering kita dengar semenjak kita masih kecil. Kita pasti ingat berapa kali guru-guru kita mengingatkan bahwa membaca adalah satu sarana untuk membuka cakrawala dunia,” ujarnya.

Dengan memiliki banyak wawasan dan ilmu pengetahuan, akan lebih percaya diri dalam menatap dunia. Mampu menyesuaikan diri dalam berbagai pergaulan dan tetap bisa Service dalam menghadapi gejolak zaman.

(hendri alfarizi)

Leave a Reply