LMPI KOTA PEKALONGAN DIRIKAN DAPUR UMUM , BANTU RIBUAN NASI BUNGKUS SETIAP HARI

Bantuan logistik mengalir dari berbagai unsur berdatangan di Posko LMPI

Kota Pekalongan – Delik Jateng.com – Menyusul bencana banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Cabang Kota Pekalongan menyelenggarakan Dapur Umum yang berlokasikan Jl. Progo No.7, Pekalongan sejak 6 Februari 2021

Ketua LMPI Kota Pekalongan Umar Tumarto mengungkapkan bahwa bencana banjir besar mulai Sabtu(6/2) lalu, Dapur Umum menjadi tumpuan utama bagi para pengungsi, sehingga LMPI sebagai organisasi masyarakat merasa terpanggil untuk meringankan beban masyarakat kota Pekalongan yang tertimpa musibah banjir.

“Bermodalkan semangat dan tekad untuk pengabdian, kami kumpulkan semua kader anggota LMPI untuk mempersiapkan sarana dan prasarana dapur umum” jelas Umar Tumarto kepada Media Delik Jateng.

Dapur Umum LMPI ternyata mengundang simpati dari berbagai unsur untuk membantu logistik, berupa beras, telur, mie instan, obat2 an, dan pakaian pantas pakai serta keperluan anak-anak.

Bantuan itu berdatangan baik dari Pemkot Pekalongan melalui DinsosP2KB, maupun dari para pengusaha serta masyarakat perorangan yang ber-empati membantu warga terdampak banjir yang berada di pengungsian maupun yang bertahan dirumah masing-masing.

Kordinator Lapangan LMPI Chandra Purnama menjelaskan bahwa setiap harinya LMPI dapat mendistribusikan 1000 nasi bungkus untuk makan siang dan beberapa pak pakaian pantas pakai hingga keperluan bayi / pampers .

“Untuk memasak kami siapkan tenaga sebanyak 25 orang anggota dan untuk pendistribusian ke daerah sasaran kami siapkan tenaga sebanyak 25 anggota. sejak adanya dapur umum (6/2/2021) hingga sekarang sudah 24 kelurahan yang tertimpa banjir kami bantu” imbuh Chandra.

Kepada Delik Jateng, Ketua LMPI Kota Pekalongan Umar Tumarto menambahkan bahwa Dapur Umum LMPI ini akan terus dilaksanakan selama Banjir belum surut dan masih menggenangi, khususnya wilayah kecamatan Pekalongan Barat dan Utara yang paling parah adanya bencana banjir ini

(Istiadi/Eddy. S)

Leave a Reply