Konprensi Pers Kantor Imigrasi Pemalang

Kakan Imigrasi Pemalang memberikan keterangan pers
Kakan Imigrasi Pemalang memberikan keterangan pers (foto rae kusnanto)

PEMALANG,delikjateng.com – Dalam kurun waktu Tahun 2016 – 2017, Imigrasi kelas II Pemalang telah menerbitkan Jenis Paspor 24 Halaman pada tahun 2016: 91 dan pada thn (s/d 15/12/2017) 1.151, paspor : 48 halaman pada tahun 2016: 36.835 paspor dan pada tahun(s/d 15/12/2017): 35.417 pasport. Sehingga jumlah 36.926 36.568 kemudian ada menolak juga penerbitan paspor yang diduga sebagai TKl Non prosedural sejumlah 63 permohonan.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, Supartono, dihadapan para awak media TV, Cetak dan media on line Pemalang, Selasa (19/12).Dia didampingi Adityo(Kasi wasdakim) Edmon(Kasi Lalintuskim, Prihatno Juniardi( Kasi Infokom), menyampaikan konprensi pers ini dalam menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal lmigrasi No: IMM.l. UM 01-01 5787 tanggal 15 Desember 2017 perihal Konferensi pers capaian akhir Tahun 2017 secara rerentak di seluruh UPT lmigrasi.

Lebih lanjut dikatakan, mengenai jumlah izin penerbitan lzin Tinggal Keimigrasian (ITK, lTAS, ITAP) yang diterbitkan pada periode (s/d 15-12- 2017 dikatakan oleh Kakan berjumlah : 602 dengan rincian jenis ijin tinggal ITK : 269, ITAS; 332, ITAP: 1 sedangkan berdasarkan Jenis izin Total penerbitan bagi 5(lima) Negara terbanyak lTK (Yaman; 37, Arab Saudi: 28, India: 28, Malaysia: 25, Brunei Darussalam : 21 jumlah : 139) berdasarkan ITAS ( Jepang: 120,China: 41, India: 31, Filipina :29, Korea Selatan : 26, Jumlah 247 dan ITAP hanya Amerika :1 pasport.

Sedangkan berdasarkan maksud tujuan: Jenis Ijin Tinggal ITK ( kedatangan untuk keluarga atau sosial :211, Pelajar/ Mahasiswa: 17, pembicara bisnis : 1), sedangkan untuk ITAS( Anak ikut orang tua WNA:2, Anak ikut orang tua WNI:3, Audit, Quality control/ inspeksi: 6, Istri Ikut suami WNA:3, lstri ikut suami WNl:3, Pekerjaan non permanen 8 da1am konstruksi:8, pelajar/ mahasiswa:10, pengawasan kualitas barang:2, penyatuan keluarga; 24, repatriasi ex WNI: 1, suami ikut istri WNI: 24, Tenaga ahli: 181, TKA bidang Jasa: 2, TKA bidang kontruksi dan bangunan:21, TKA bidang pendidikan dan pelatihana: 2, TKA bidang perdagangan: 1, TKA bidang perindustrian: 38, wisman tanjut usia:1. Sedangkan berdasarkan gender jenis ijin tinggal ITK( L: 163, P: 106=269), ITAS(L: 300, P: 32=332), ITAP(L:1, P:0=1).

Kata Supartono, penegakan keimigrasian berupa tindakan administrasi keimigrasian (TAK)dan pro justitia yang dibagi berdasarkan total jumlah gender, jenis TAK pencegahan dan penangkalan L:12, P:1, pembatalan ijin tinggal L :2, P:-, Detensi L:13, P:-, Biaya beban L:1, P: 5, deportasi:14, L:6 , Total L:42, P:12, sedangkan mengenai tindak pidana keimigrasian sesuai dengan pasal 116 Jo. pasal 71 huruf b, pasal 124 huruf b UU no:6 tahun 2011 dijatuhkan berupa pidana ( L:4, P: 1) kurungan: 1 dijatuhkan ke war Negara Belgia : 1 orang, RRC: 4 orang, Indonesia: 1 orang.

Imgrasi kelas II Pemalang juga telah melakukan penangguhan pemberian penangguhan paspor masing-masing untuk L:12, P;7 ditangguhkan 6 bulan, dan penangguhan paspor selama 2 tahun terhadapa L:2 dan P; 1. Sedangkan terkait dengan pelayanan di kantor imigrasi kelas II Pemalang telah diterapkan program dari direktorat jendrall Imigrasi yaitu sistim antrian paspor Online, sistim permohonan ITK, ITAS, ITAP secara Online dan pembayaran PNBP melalui Simponi. ” Ada juga layanan POSPAY (pembayaran PNBP keimigrasian dengan mobil keliling PT Pos Indonesia, dan Delivery Pasport bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia”, pungkasnya.

(rae kusnanto)

Leave a Reply