JANGAN LUPA TETAP TERSENYUM MESTI MEMAKAI MASKER

Tetaplah senyum dalam tugas mesti harus pakai masker

Pekalongan, delikjateng.com – Pandemi Covid-19 mau tak mau membuat wajah harus tertutup oleh masker. Ekspresi wajah, khususnya senyuman jadi sesuatu yang tersembunyi dan agak sulit terdeteksi.

Melempar senyum saat bertemu dengan seseorang di jalan adalah hal lumrah. Namun, di saat sebagian wajah tertutup oleh masker seperti sekarang, masih perlukah kita melepas senyuman? Jawabannya adalah masih perlu.

Senyuman tak sekedar bentuk ramah tamah. Lebih dari itu senyum memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental dan erat kaitannya dengan manusia sebagai makhluk sosial. Hanya senyuman kecil bahkan bisa mempengaruhi emosi anda dan orang lain di sekitar.

Titik Restuningsih SIP, seorang wanita motivator tokoh masyarakat kota Pekalongan mengatakan dalam acara sosialisasi pemantapan kader komunitas juang “bahwa sebagai makhluk sosial, manusia tak dirancang untuk mengaburkan ekspresi wajah dengan penutup wajah seperti masker.

Kontak sosial sama pentingnya seperti makanan dan minuman untuk kelangsungan hidup manusia. Penelitian menunjukkan, kontak soaial dalam bentuk apapun dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Disadari atau tidak, rasa keterikatan yang terbentuk dari sebuah senyuman dapat mendukung kesehatan mental. “saat kita tersenyum dan terlibat dengan orang lain, kita akan merasa lebih baik” ujar tokoh kita yang akrab dipanggil mbak Titik.

Ibarat sebuah kode, ekspresi wajah adalah kunci kontak sosial. Wajah menjadi salah satu area terpenting pada tubuh untuk mencari dan mendapatkan informasi sosial dari seseorang. Mbak Titik mengatakan, tersenyum bisa menyampaikan lebih dari sekedar kebahagiaan atau kesenangan. Tersenyum juga menandakan bahwa kita aman “ senyuman adalah cara yang jelas untuk mengatakan bahwa kita bukan ancaman. Tak hanya itu, senyuman juga memberikan energi positif pada diri.

Selanjutnya mbak Titik meminta kepada peserta sosialisasi untuk tersebnyum dan menilai wajah orang lain pada gambar yang mengeluarkan ekspresi datar, hasilnya seseorang yang sedang tersenyum cenderung memandang ekspresi netral orang lain dengan cara yang lebih positif
Jadi jangan lupa dalam melaksanakan tugas untuk tetap tersenyum dibalik masker, meski tak terlihat, tapi setidaknya sebuah senyuman membantu anda menemukan energi positif, dan jangan lupa sebar luaskan protokol kesehatan dengan 3 M dan menghindari kerumunan.

(Eddy. S / Istiadi )

Leave a Reply