Jalan Purwokerto – Brangsong senilai Rp 2,3 Milyar Sudah Rusak.

kontruksi bangunannya sudah rusak dan belum bisa difungsikan dengan baik
kontruksi bangunannya sudah rusak dan belum bisa difungsikan dengan baik

KENDAL,delikjateng. Salah satu proyek betonisasi ruas jalan Purwokerto-Wonorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal senilai Rp 2,3 Milyar, kontruksi bangunannya sudah rusak dan belum bisa difungsikan dengan baik. Karena kontruksi jalannya terlihat retak-retak dan tidak diselesaikan pengerjaannya.

Proyek jalan beton yang menghubungkan dua desa tersebut berada dipinggiran pantai utara Kendal, yang selama musim penghujan sulit dilalui, karena berlumpur serta berlubang.

Warga sekitar mengatakan, jika jalan beton senilai Rp 2,3 Milyar ini tidak diselesaikan pengerjaannya dan sudah rusak, maka yang paling dirugikan Rakyatnya. Terutama pada saat memasuki musim penghujan.ini.

Sementara Ketua GNPK Kendal, Imam Subagyo yang melakukan pemantauan dilokasi proyek mengatakan, pekerjaannya ternyata sudah retak semua, sehingga tidak sesuai dengan konstruksi pembangunannya.

” Kami meminta agar pembangunan bentonisasi tersebut harus dibongkar agar tidak terulang lagi,” ujarnya.

Imam meminta pihak Binamarga Kendal agar bisa memberikan punisment terhadap CV tersebut, untuk menjadi pelajaran bagi yang lainnya agar berhati hati dan tidak asal-asalan dalam melaksanakan pembangunan. ” Kami juga mendesak APH untuk turun dan langsung ada timdakan sesegera mungkin untuk pencegahan lebih dini,” imbuhnya.

Sementara itu Pihak Kontraktor Pelaksana dari CV. BBS, Andika saat dikonfirmasi menyatakan kesediaannya untuk membongkar lagi pekerjaannya yang rusak dan retak-retak. ” Saya akan bongkar sendiri, selama dua hari ini,” tuturnya.

Ditempat terpisah Pihak Kejaksaan Kendal, Darodjat akan segera menindaklanjuti temuan di Proyek tersebut. ” Siap nanti saya tindaklanjuti,” ungkapnya melalui handphonenya.

( Lendra)

Leave a Reply