Gempita Jateng Adakan Rapat Koordinasi Korda, Finalis CPCL Jagung Tahun 2018

 Rapat Koordinasi Korda, Finalis CPCL Jagung Tahun 2018
Rapat Koordinasi Korda, Finalis CPCL Jagung Tahun 2018

PEKALONGAN, delikjateng.com – Dalam menindak lanjuti program Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA) Nasional, dan membantu mempercepat Swasembada yang di perintahkan Presiden Joko Widodo dan pastinya di laksanakan oleh mentri pertanian, difokuskan di lahan tidur, Rabu (29/11) kemarin di lapangan Bebekan Kabupaten Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut, Ricky Ariartha sebagai Koordinator wilayah Jateng menjelaskan, kegiatan kali ini mensosialisasikan kepada Korda perwilayah untuk mengetahui benih jagung yang cocok nantinya di wilayah mereka. Nantinya mereka bisa berkoordinasi dengan Dinas pertanian di daerah untuk bersama sama mensukseskan program tersebut.

Di tahun 2017 ini sudah bisa menanam seluas 2800Ha di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Blora dan Grobokan. Karena waktu yang sangat terbatas baru bisa Dua kabupaten. ” Saya rasa dengan persiapan yang haya dua bulan sudah cukup bagus. Adapun nanti di tahun besok kita mendapat target 1500Ha se Indonesia. Kalau untuk Jawa Tengah sendiri semaksimal mungkin kita usahakan seluas luasnya,” katanya.

Hal senada juga di sampaikan SEKJEN GEMPITA Ngatno, program Gempita ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan tidur yang selama ini tidak produktif menjadi produktif. ” Bisa berguna seta bermanfaat bagi petani, agar program dari pemerintah pusat bisa sukses dalam mempercepat Sawasembada pangan di Negara ini,” ujarnya kepada jurnalis delikjateng.com.

Dan dari GEMPITA sendiri tidak hanya menyampaikan program program dari pemerintah pusat saja, melainkan juga melakukan pendampingan kepada Petani dari mulai Benih,Kesiapan lahan dan juga pembeli agar bisa bekerja sama dan bisa saling menguntungkan. Seperti pembeli menyiapkan mesin pengering agar dalam musim penghujan bisa untuk mengeringkan hasil panen, karena selama ini banyak sekali keluhan dari petani waktu musim panen tapi merugi.

” Harapan kami dari Gempita ingin menciptaka petani yang mandiri dengan harga panen yang tinggi, agar tidak ada lagi keluhan petani saat panen merasa rugi. Kami juga berharap petani nantinya bisa mandiri, tidak lagi bergantung dari program pemerintah lagi, karna pendampingan yang kita lakukan semata mata untuk memajukan hasil panen dan mendorong para petani untuk bisa mandiri,” imbuhnya.

Tidak hanya dari GEMPITA, juga PIONER Bagus pengestu selaku Distrik seles menejer wilayah jateng bagian barat dalam kegiatan itu menyampaikan progaram pemerintah,PIONER ingin turut serta dalam menguatkan produksi jagung Nasional menggandeng GEMPITA dan mendorong program agar bisa sesuai rencana dan sukses dalam menjalankannya.

Didalam pertemuan kali ini juga memperkenalkan benih yang bisa di gunakan yang juga memiliki hasil yang sangat baik, dan benih juga bisa beradaptasi di segala cuaca juga lahan,

” Selain itu kami nanti juga akan ikut serta mendampingi dari petani dari mulai penanaman sampai panen agar petani bisa mendapatkan hasil yang baik dan maksimal,Produk kita P35 yang keunggulannya tahan terhadap penyakit dan lebih cepat panen,Dan yang selama ini sudah berjalan dalam satu hektar kita bisa menghasilkan kalau maksimal 12ton tapi yang aktual 8 sampai 9 ton.itu sudah hasil di pipil.Harapan kami dengan kita menggandeng GEMPITA selain bisa menyukseskan program dari pemerintah juga bisa menjadi saudara juga rekanan yang baik,” tegasnya.

(Novi)

Leave a Reply