Geger bantuan traktor disewakan. Fadloli : Barang sudah ada semua.

Drs H Fadloli saat menyerahkan bantuan traktor

KENDAL,delikjateng.com – Rumor yang berkembang di masyarakat tentang bantuan traktor dari Dinas Pertanian yang di terimakan lewat Partai Nasdem dan disewakan oleh Kelompok tani keluar daerah, kini mulai terkuak. Diantara rumor yang berkembang di masyarakat, yaitu, adanya ijin “disewakan” dari staf ahli Fadloli (M.Lisin SH) kepada Kelompok tani penerima bantuan.

” Tidak mungkin kelompok tani berani melepaskan traktor tersebut untuk di sewa, tanpa ijin dari orang (staf ahli) yang menguruskan bantuan itu”, kata salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, partai yang menyalurkan bantuan tersebut, Drs.H.Fadloli ketika di konfirmasi lewat telfon terkait dengan hal tersebut, dengan enteng mengatakan bahwa persoalan itu sudah clir. “Semua barang sudah ada ( kembali) ke kelompok tani masing-masing, sudah tidak ada persoalan”, ujarnya

Fadloli juga menambahkan bahwa bila itu memang terjadi, sudah bukan lagi menjadi tanggung jawab kami, sudah tidak lagi ada sangkut pautnya dengan kami. “itu pyur menjadi tanggung jawab kelompok taninya”, paparnya.

Sementara itu Staf ahli Fadloli yang sempat kami wawancarai per telpon menanggapi dengan emosional, mengingat kabar tersebut sangat menyudutkan dirinya. Sebagai salah satu staf ahli Fadloli yang sekaligus sebagai Caleg DPRD TK II Kendal dari partai Nasdem, Muh.Lisin SH. Merasa tidak melakukannya.

“Tugas saya hanya membantu menguruskan administrasi yang di perlukan Kelompok tani yang mengajukan proposal, setelah itu selesai”, terangnya.

Lisin juga menjelaskan dengan panjang lebar tentang tugas dia selaku Staf Ahli DPR RI terkait tatacara pengurusan bantuan alat-alat pertanian ke Dinas Pertanian. “Setelah barang di terima oleh Kelompok tani, selanjutnya tanggung jawab sepenuhnya ada di kelompok itu, sudah tidak ada lagi sangkut pautnya dengan saya atau Pak Fadloli”, terangnya.

Ketika di desak terkait rumor adanya ijin yang di berikan dirinya ke kelompok tani, dia mengatakan. “Kewenangan saya apa, untuk memberi ijin kepada kelompok tani yang kan menyewakan bantuan traktornya ke daerah lain, itu ranahnya kelompok tani”, sambungnya.

“Ini tahun politik, segala issu bisa dikembangkan, saya tidak tau maksudnya apa, kok persoalan ini disangkut pautkan ke saya dan Bapak (Fadloli)” imbuhnya.

( A.Khozin)

Leave a Reply