GARA-GARA NAHAN SILTAP, PJ KADES PELANTARAN DI ADUKAN KE POLISI DAN BUPATI OLEH PERANGKAT DESANYA

Pengurus PPD RI saat menghadap Bupati Kendal

Kendal, Delikjateng.com. PPD RI ( Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia ) hari ini, Selasa, 04/08/20, menghadap Bupati Kendal dr. Mirna Anissa MSi guna melaporkan tentang perbuatan Pj Kades Plantaran, oknum ASN Inspektorat Kendal bernama BA, yang menahanan Siltap 5 bulan serta gaji ke 13 atas nama Iin Setyawati SH, Kaur TU dan Umum desa setempat sebesar 11 juta.

Dalam pertemuan tertutup tersebut, hadir Wakil Bupati Kendal, Dispermades, Inspektorat, Kabag Pemerintahan, serta Oknum BA,

Setelah bupati mendengarkan pemaparan tentang persoalanya, selanjutnya bupati memanggil pihak-pihak yang bersengketa untuk duduk bersama, guna mencari titik temu atas permasalahan yang ada, mengingat persoalan ini telah masuk ke ranah hukum,

Seusai pertemuan, Pengurus PPD RI yang sekaligus sebagai Kuasa Hukum Iin, Setiyono SH dari LBH Brantas, mengatakan, bahwa semua persoalan sudah disampaikan kepada ibu Bupati selaku pembina ASN, didalam tadi memang ada perdebatan, namun atas arahan Bupati yang menekankan adanya penyelesaian kepada kedua belah secara kekeluargaan, dan kami sepakat.

“Nanti akan ada pertemuan segitiga sama kaki, maksudnya akan ada pertemuan antara BA, Iin, serta kita dari PPD RI,” terang Sutiyono SH.

Ketika awak media ini menanyakan, apakah proses hukum yang sudah berjalan di Polisi akan di cabut atau tetep berjalan, Sutiyono SH menjawab, semua diserahkan kepada saudari Iin selaku pelapor,

“Untuk proses hukumnya, semua tergantung saudari Iin Setyawati, apakah akan di cabut atau lanjut, hal itu akan dibicarakan seusai pertemuan hari ini,” terang Setyono.

Senada dengan Setiyono SH, Iin Setyawati selaku pelapor juga mengatakan hal yang sama, bahwa proses hukumnya akan dicabut atau tidak akan didiskusikan dulu dengan pengurus PPD RI.

“Saya akan diskusikan dulu dengan teman-teman PPD RI, Khusunya kepada Pengacara saya,” kata iin.

(A.Khozin)

Leave a Reply