Ditemukan Proyek Desa Kalipancur “Mangkrak”

salah satu proyek talud di persawahan Desa kalipancur kecamatan bojong kabupaten pekalongan yang terhenti pengerjaannya
salah satu proyek talud di persawahan Desa kalipancur kecamatan bojong kabupaten pekalongan yang terhenti pengerjaannya

PEKALONGAN- delikjateng.com – Beberapa Proyek yang bersumber dari dana Desa sebesar Rp 509 jutaan di Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, ditemukan masih mangkrak dan terhenti pengerjaannya.

Hal ini disampaikan Aktivis GNPK Kabupaten Pekalongan, Zaelani yang menjelaskan hasil temuannya ada beberapa proyek desa yang pengerjaannya terbengkalai. ” Diantaranya proyek makadam, jalan pengangkut hasil petani, dengan anggaran Rp 80 juta belum terselesaikan, hanya terealisasi kurang lebih 40 persen.,” tuturnya, Senin (20/11).

Kata Zaelani, menemukan proyek desa lainnya yaitu berupa pembangunan Talud sebesar Rp 200 juta yang juga pengerjaannya mangkrak. “Kami sebenarnya hanya meminta proyek-proyek mangkrak tersebut agar segera diselesaikan guna bermanfaat bagi Masyarakat, dan jika tidak dikerjakan lagi, rencananya akan kami laporkan kepada Aparat Penegak Hukum,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Kalipancur, Wedi Utomo saat dikonfirmasi atas mangkraknya proyek-proyek di desanya melalui telpon seluler, hingga ditulisnya berita ini masih bungkam dan seolah tak menggubris konfirmasi dari media ini.

Sementara itu menurut informasi, bahwa pengerjaan proyek-proyek di Desa Kalipancur diduga Kades tidak melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang telah dibentuk. Bamun Tim tersebut hanya sebatas formalitas yang tak pernah diajak rembuk dalam pelaksanaan proyek. ” Semua TPK hanya formalitas,” ungkap Zaelani menirukan ucapan seorang anggota TPK.
(tim biro pantura)

Leave a Reply