DIDUGA TERCEMAR LIMBAH, RIBUAN IKAN MATI DI SUNGAI SENGKARANG

Terlihat warga sedang membersihkan bangkai ikan yang mati di saluran sungai sengkarang (foto Ari.K)

Pekalongan, Delik Jateng.com – Ribuan ikan berbagai jenis di saluran Sungai Sengkarang, Kabupaten Pekalongan mati mendadak. Matinya ribuan ikan ini sudah terjadi usai banjir di Pekalongan beberapa waktu yang lalu.

Warga menyebut banyaknya ikan yang mati mendadak ini terbanyak ditemukan pada hari ini. Tampak aneka jenis ikan seperti nila, wader, maupun keting mati mengambang di permukaan sungai.

Pantauan di lokasi, siang tadi, air sungai tampak berwarna kemerahan hingga cokelat pekat. Beberapa ikan masih ada yang terlihat aktif melompat-lompat di sungai tapi sisanya banyak juga yang mati mengambang.

Bangkai ikan itu banyak ditemukan di pintu sungai yang menjadi muara Sungai Sengkarang sebelum menuju ke Sungai Pencongan. Ribuan ikan yang mati itu juga sempat menyumbat pompa air yang digunakan untuk mengalirkan air menuju ke Sungai Pencongan. Warga sejak pagi tadi kerja bakti membersihkan bangkai-bangkai ikan itu. Salah satunya warga Desa Sipacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kurniawan (36).

“Ini kita melakukan kerja bakti sejak pagi membersihkan ribuan ikan yang mati, agar tidak menyumbat saluran air,” kata Wahyu saat ditemui di lokasi, Sungai Sengkarang, Desa Sipacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Senin (1/3/2021).

Wahyu menyebut banyaknya ikan mati di Sungai Sengkarang terjadi usai banjir yang merendam Kabupaten Pekalongan. Puncaknya, kata dia, terjadi pada hari ini. Diduga ribuan ikan itu mati karena tercemar limbah yang sengaja dibuang ke sungai.

“Kalau limbahnya sering terjadi mengganggu lingkungan. Limbah dari industri pencucian jin ada juga batik, yang datang dari hulu,” terang Wahyu. Dia menyebut tidak hanya ikan yang mabuk atau bahkan mati. Sejumlah sumur milik warga juga ikut tercemar.

“Sumur warga yang dekat dengan sungai, berbau banger atau seperti bangkai. Ini dari limbah berbahaya yang dibuang begitu saja ke sungai,” ucapnya.
(Istiadi / Ari. K)

Leave a Reply