BNNK KENDAL BERHASIL SITA SABU SATU ONS LEBIH DENGAN 3 TERSANGKA

Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos.MM, saat menggelar jumpa pers.

Kendal, Delikjateng.com. BNNK (Badan Nasional Narkotika Kabupaten Kabupaten) dalam upayanya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kabupaten Kendal pada tahun 2020 mampu mengungkap beberapa kasus dengan 3 tersangka serta menyita barang bukti 101,74 gram narkotika jenis sabu.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras aparat serta kebijakan strategis yang ditempuh BNN, seperti yang tertuang di dalam Inpres No.2 tahun 20 yang merupakan kelanjutan dari Inpres No.6 tahun 2018.

Hal itu disampaikan Kepala BNN Kabupaten Kendal Anna Setiyawati S.Sos, MM saat menggelar jumpa pers, Selasa, 29/12/20 dihalaman belakang kantor tersebut dengan tema “mewujudkan kendal beribadat permata pantura bebas dari penyalah gunaan dan peredaran gelap narkotika”.

Di sampaikan oleh kepala BNNK bahwa kejahatan narkoba merupakan kejahatan extra ordinary yang menjadi concern seluruh negara di dunia. Karena narkoba dapat merusak satu generasi bangsa dari suatu negara.

Dalam situasi Pandemi Covid 19 perlu diwaspadai munculnya modus baru peredaran gelap narkoba di dunia termasuk salah satunya dalam wilayah Kabupaten Kendal.

Delikjateng.com bersama ibu Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati S.Sos.MM, usai jumpa pers.

Anna Setiyawati menambahkan bahwa, progres yang dicapai terkait dengan anggaran tahun 2020, penyerapanya sudah di atas 99% dari target yang ditetapkan 112 %.

Sebagai upaya pencegahan, BNN Kendal telah melakukan sosialisasi narkoba kepada 66.352 orang, diantaranya dengan cara talk show 90 orang, pagelaran seni, peringatan HANI, media insert sebanyak 40 orang. pemanfaatan media cetak sebanyak 50.000 orang, liputan streaming radio lokal 50.000 orang. selebaran informasi P4GN sebanyak 222.217 orang terdiri dari pemanfaatan media luar ruang, branding sarana publik, pemanfaatan media online, serta penyuluhan keliling.

 

(A.Khozin)

Leave a Reply