BKPP Kendal Diduga Terima Dana Terkait Pelantikan Pejabat

Ilustrasi
Ilustrasi

KENDAL- delikjateng.com – Dugaan adanya kegiatan pembagian dana dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kendal, kini nampaknya mulai terendus dan menjadi sorotan. Dana itu dikumpulkan melalui Sekwan DPRD Kendal, untuk keperluan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang waktunya hampir bersamaan dengan pelantikan para pejabat Kendal.

Karena informasinya pembagian dana yang disinyalir menggunakan dana rakyat ini telah menjadi perbincangan dikalangan PNS Kendal.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, pada hari kamis (2/11) telah diselenggarakan pelantikan para pejabat kendal di pendopo kabupaten yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) BKPP Kendal.

Namun dalam waktu yang bersamaan dengan agenda pelantikan para pejabat tersebut, justru merebak rumor ada kegiatan pengumpulan dana yang tidak jelas dasar hukumnya .

Mengomentari hal itu, Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kendal, Imam Subagyo yang mengatakan, jika memang itu benar, maka Kabupaten Kendal semakin rusak karena budaya KKN masih dilestarikan, apalagi waktunya bebarengan dengan mutasi jabatan. ” Mestinya pemerintahan baru harus berubah kearah yg lebih baik,” ujarnya Imam, Jumat (3/11).

Sementara itu Kepala BKPP Kendal, Haerudy Soekamto saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya membantah, jika pihaknya menerima dana dari OPD Kendal. ” Gak benar apalagi di rumah Siti Hindun,” ungkapnya

Sedangkan Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur yang juga selaku Ketua Tim Saber Pungli Kendal merespon kasus ini, dan akan menindaklanjutinya. ” Terima kasih informasinya segera akan ditindaklanjuti, lain waktu kita bisa diskusikan, ” ungkapnya melalui pesan singkatnya.

Sementara Sekwan Kendal,Siti Hindun yang diduga bertugas sebagai pengumpul dana tersebut, saat dikonfirmasi jurnalis delikjateng.com, hingga diturunkan berita ini belum memberikan penjelasan.

(tim biro pantura)

Leave a Reply