Anggaran APBD Untuk Penanggulangan Banjir Rob

Ilustrasi banjir rob
Ilustrasi banjir rob

PEKALONGAN, delikjateng.com –Diskominfo Kota Pekalongan mengadakan Forum Diskusi mengenai Pengukuran Tata Kelola Ketahanan Perubahan Iklim yang berlangsung di Hotel Santika Lantai III. Acara diskusi membahas bencana Rob di Kota Pekalongan yang terus menerus mengganggu aktivitas warga, kini mendapatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar 10 Miliyar.

Adanya APBD diharapakn proses penanganan banjir rob akan secepat mungkin direalisasikan.
Adapun kegiatan diskusi tersebut di hadiri oleh Sekertaris Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan jajaran Pemerintah Kota serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan.

Istialah Rob yang selama ini sering dibicarakan terutama di Kota Pekalongan yang dekat dengan daerah seputar pantai. Baik itu dari Pemerintah dan masyarakat. Berharap menjadi isu yang sangat diperhatikan, karena belum mendapatkan solusi yang tepat.

Dinas Komunikasi Informatika Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia, baik dari Pemerintah maupun masyarakat.

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz mengatakan, sebenarnya ingin ada satu penempatan penanganan yang memberikan satu argumen agar penanganan tersebut segera dilakukan. Pasalnya hal ini sangat berdampak bagi Kota Pekalongan.

“Banjir Rob sering terjadi di area hunian daerah seputar pantai hingga masuk ke pumikiman warga “ujar salah satu warga Desa Panjang Kota Pekalongan.

Untuk mencegah peningkatan banjir rob di Kota Pekalongan, Pemerintah Kota Pekalongan melakukan berbagai upaya secara bertahap dalam membangun pengaman pantai. Salah satunya adalah membuat tanggul mencegah rob dan abrasi.

Penanggulangan dalam membangun mangrove park dan penghijauan tatap digalakkan hingga mencapai 50% lahan yang tersedia. Upaya keterbukaan info dan komunikasi serta program kerja dari berbagai pihak sangat diperlukan.

(nailul)

Leave a Reply