Aktivis Kendal Soroti Kunker DPRD

ilustrasi

KENDAL-delikjateng.com – Seringnya para Anggota DPRD Kendal melakukan (kungker) kunjungan kerja keluar daerah, mendapat reaksi keras dari para aktivis Kendal. Termasuk penyelenggaraan rapat dinas di hotel mewah di Cirebon sebagaimana dilakukan sejak tanggal 16 – 18 November 2017.

Menurut keterangan, kegiatan kunker dewan selama ini dilakukan hampir 4 kali dalam setiap bulannya, dimulai dari daerah yang paling dekat seperti di kota Salatiga, Magelang, Pemalang , Yogyakarta hingga keluar pulau. Diduga anggarannya mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya.

Seperti dikatakan Kyai Nur Khamid yang menyesalkan kegiatan rapat dilakukan para anggota dewan diluar daerah tersebut. Dia menilai sebagai modus menghambur-hamburkan uang rakyat.

Bahkan Nur Khamid menilai ulah mereka belum ada hasilnya yang dirasakan rakyat.

Sementara itu Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono saat dikonfirmasi terkait kegiatan dewan yang dilaksanakan diluar daerah, hingga ditulisnya berita ini tidak memberikan penjelasan dan terkesan abai dalam merespon aspirasi rakyatnya.

Padahal sebelumnya berbagai pihak pernah mengkritisi para anggota legislatif Kendal tersebut. tapi mereka tetap tidak menggubris atas berbagai kritik dari rakyatnya.

Ditempat terpisah sebelumnya Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah , Hery Subowo saat dimintai tanggapan atas seringnya para anggota Dewan kunker ke luar daerah, nenyatakan akan menindaklanjutinya aduan dari nasyarakat yang masuk ke Institusinya,

” Aduan Masyarakat ke kami ada mekanismenya dan itu jadi masukan kami,” tuturnya disela-sela kegiatan Workshop Media beberapa waktu lalu.
(tim biro kendal)

Leave a Reply